Sambut Wisuda, LK UMM Gelar Malam Seni dan Budaya

Author : Humas | Rabu, 25 Februari 2015 14:16 WIB
 
 

LEMBAGA Kebudayaan Universitas Muhammadiyah Malang (LK UMM) membuat terobosan baru. Untuk menambah khazanah dan apresiasi seni budaya bangsa, lembaga ini akan memulai tradisi menggelar Malam Ekspresi Seni dan Budaya (Maksidaya), mulai Jumat (27/2) malam di helipad UMM. Rencananya gelaran ini akan diadakan secara rutin setiap musim wisuda di UMM.

      Ketua pelaksana, Rahmad Pulung Sudibjo, SP. MP, mengungkapkan, selain untuk menyambut undangan dan keluarga wisudawan, acara ini juga dimaksudkan untuk memberi sentuhan kesan bagi para wisudawan yang akan dikukuhkan keesokan harinya. “Insya Allah selanjutnya akan kita gelar setiap malam wisuda,” tegasnya.

      Pulung menyebut, acara yang digelar ini bisa menjadi hiburan tersendiri untuk para orangtua wisudawan yang akan menghadiri prosesi wisuda anaknya keesokan harinya. Tema yang diangkat kali ini adalah “Ragam Pesona Budaya Bangsa”. Sedangkan ekspresi budaya yang ditampilkan antara lain musik akustik, tari serta teater.  

      “Kami memberi ruang seluas-luasnya bagi civitas akademika UMM untuk berekspresi seni budaya. Mereka bisa tampil sambil mengenalkan cita rasa budaya yang mereka miliki,” kata Pulung yang optimis dengan potensi UMM akan banyak yang bisa tampil dengan baik.

      Rencananya, beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang akan terlibat antara lain UKM Tari, Ikatan Band Mahasiswa (Ikabama) UMM, UKM Radio UMM FM, dan Komunitas Teater UMM.

      “Ada juga penampilan dari PSM (Paduan Suara Mahasiswa, Red.) Gita Surya UMM yang baru saja menjuarai kompetisi paduan suara di ITB (Institut Teknologi Bandung, Red.), penampilan puisi dari HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan, Red.) Bahtera dari program studi Bahasa Indonesia, teatrikal dari HMJ Sosiologi, Tari-tarian dari program studi PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Red.), dan pameran lukisan dari UKM Lentera serta pameran foto dari UKM fotografi Focus,” ungkap Pulung.

      Sebagai langkah awal, pentas budaya ini hanya untuk memancing antusiasme publik kampus dan sekitarnya. Ke depan, lanjut Pulung, tak menutup kemungkinan akan menggandeng Dinas Pariwisata dan Budaya maupun seniman dan budayawan ternama. Semua akan dibuka untuk umum agar UMM dapat menjadi pusat apresiasi budaya bagi masyarakat luas. 

      “Ini juga bisa dimanfaatkan oleh tamu hotel UMM Inn sebagai hiburan mereka nantinya,” sambung Pulung. Panitia akan menyajikan makanan polo pendem atau umbi-umbian yang asyik dimakan sambil nonton, seperti singkong, talas, kacang tanah, dan lain-lainnya.

      Menurut rencana, acara ini akan dimulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB dan dibuka oleh Rektor UMM Prof Dr Muhadjir Effendy MAP. Para pecinta seni-budaya, mari berduyun-duyun ke helipad UMM. (zul/nas)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image