Rebranding Taman Sengkaling UMM Diresmikan

Author : Humas | Sabtu, 28 Februari 2015 13:26 WIB
 
GANTI NAMA: Taman Rekreasi Sengkaling (TRS) kini berganti nama menjadi Taman Sengkaling UMM. 

Usai memberi sambutan di wisuda Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr HM Dien Syamsuddin, MA dijadwalkan meresmikan Taman Sengkaling UMM (UMM Sengkaling Park), Sabtu (28/2) malam ini. Peresmian dilangsungkan di taman romantis yang terletak di halaman dalam Taman Sengkaling. Selain Din, UMM juga mengundang antara lain Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf, Bupati Malang Rendra Kresna, pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Malang Raya serta pejabat struktural UMM dan jajaran manajer Taman Sengkaling.

Pembantu Rektor II UMM, Fauzan, MPd, menerangkan sejak diakuisisi oleh UMM tahun 2013 lalu, tempat wisata ini bernama Taman Rekreasi Sengkaling (TRS). Pengesahan oleh Kementerian Hukum dan HAM diperoleh UMM Desember tahun lalu melalui surat keputusan nomor AHU-0131535.40.80.2014. Setelah secara resmi 100% menjadi milik UMM, kini dilakukan rebranding dengan nama Taman Sengkaling UMM. Nama ini mengingatkan pada unit bisnis lain yang dimiliki seperti UMM Inn, UMM Dome, UMM Hospital, UMM Bookstore dan UMM Farm.

“Ini tidak sekedar re-branding, karena kita tetap membangun citra Sengkaling sebagai destinasi wisata legendaris serta tetap mempertahankan manajemen yang sudah ada,” ungkapnya.

Meski demikian, tambah Fauzan, sentuhan baru dan modern tetap dilakukan agar terjadi penyegaran suasana. Beberapa sentuhan baru itu antara lain menambah satu area untuk wisata kuliner Sengkaling Food Festival (SFF), menambah area parkir, merenovasi auditorium dan berbagai taman, serta memperindah beberapa sudut yang sudah mulai usang. Hingga kini angka kunjungan ke tujuan wisata ini terus meningkat dari waktu ke waktu.

“Ke depan Taman Sengkaling ini akan kita kembangkan menjadi area terpadu untuk wisata edukatif, yang terintegrasi dengan kampus dengan berbagai fasilitasnya, termasuk beberapa laboratorium,” tambah Fauzan. Saat ini jalan tembus dari UMM ke Sengkaling lewat belakang sedang dalam pengerjaan. 

Taman Sengkaling didirikan oleh perusahaan rokok Bentoel pada tahun 1959. Pada mulanya tempat ini hanya sebagai persinggahan para bos perusahaan itu dan dari waktu ke waktu dikembangkan sehingga menjadi sebuah taman rekreasi. Ada setidaknya 15 wahana permainan anak-anak dan keluarga, mulai kolam renang, bioskop 3D, sepeda perahu, hingga kebun binatang mini.

Taman rekreasi seluas 9 hektar ini dibeli oleh UMM melalui proses yang tidak disangka-sangka dan tanpa perencanaan. Secara kebetulan sebelum ada tawaran membeli, UMM sebenarnya sedang membangun jalan akses untuk mengembangkan kampus ke arah barat. Tawaran lelang mendadak dan dalam waktu tenggang yang sangat sempit oleh Brtitish American Tobacco (BAT), pemilik saham PT Bentoel, membuat UMM sempat bimbang. Namun insting rektor Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP menangkap ada baiknya kampus ini tersambung dengan Sengkaling, dan ternyata benar. Berkat ketajaman insting dan dukungan PP Muhammadiyah serta anggota senat UMM, Taman Sengkaling akhirnya menjadi milik UMM.

“Setahu saya UMM adalah satu-satunya kampus di dunia yang memiliki tempat wisata dan tersambung langsung dengan kampusnya,” pungkas Fauzan bangga. (*)    

 

  

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image