Puluhan Tim Bersaing Perebutkan Gelar di FISIOKER UMM

Author : Humas | Sabtu, 23 Maret 2019 09:51 WIB
Penganugerahan juara kepada salah satu universitas. (Foto: Zaki/Humas) 

SEBANYAK 32 Tim dari sejumlah perguruan tinggi seluruh Indonesia saling memperebutkan gelar juara di olimpiade nasional Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM); FISIOKER. Digelar di Auditorium BAU, Jumat (22/3)

Menurut ketua pelaksana Muhammad Shohibul Ridho, Olimpiade Nasional Fisioker kali ini mendapat antusias yang cukup banyak. Hal ini dibuktikan dengan bertambahnya jumlah peserta yang turut meramaikan olimpiade pada tahun ini.

“Alhamdulillah, jumlah peserta pada Olimpiade Nasional FISIOKER tahun ini meningkat, dari jumlah perguruan tinggi yang ikut tahun lalu yakni 11 perguruan tinggi. Sekarang menjadi 15 perguruan tinggi,” ungkapnya.

Olimpiade nasional Fisioterapi tahunan kali ini mengusung tema “PESONA FISIOTERAPI”, PESONA sendiri merupakan singkatan dari 3 kategori lomba yang diperlombakan, yakni Pediatri, Sport, dan Neuromuscular.

Baca juga: Marching Band UMM Juara Kompetisi Nasional

Dewan juri yang hadir dalam kompetisi ini diantaranya Amin Rochmat Hidayat, Sst.Ft. Dan Khabib abdullah, Sst.Ft, M.Kes dari Perhimpunan Fisioterapi Anak Indonesia (PFAI) untuk kategori lomba Pediatri.

Untuk Sport dijuri oleh Syahmirza Indra Lesmana, SKM., Sst.Ft., M.Or. Dan Muhammad Said Abdullah, AMF dari Perhimpunan Fisioterapi Olahraga Indonesia (PFOI). Untuk kategori Neuromuscular ada Safun Rahmanto, Sst.Ft., M.Fis dan Ali Multazam, S.Ft, Physio, M.Sc dari Dosen Fisioterapi UMM.

“Saya rasa kalau untuk persaingan olimpiade kali ini cukup ketat, karena melihat perolehan nilai dari masing-masing tim perbedaannya sangat tipis,” ungkap Amos Bagus mahasiswa Politeknik Kesehatan Surakarta yang meraih juara umum.

Selain Olimpiade, acara ini juga menggelar Seminar dan Workshop Nasional yang menghadirkan beberapa pembicara ahli. Seperti Syahmirza Indra Lesmana, SKM., Sst.Ft., M.Or. (Perhimpunan Fisioterapis Anak Indonesia), Dr. Krisna Yuarno Phatama (Dokter Spesialis Orthopedi dan Anggota ASEAN Society for Sport Med & Arthoscopy), serta Wahyuddin, Sst.Ft.,M.Sc., Ph.D (Fisioterapis S3 Pertama di Indonesia). (*)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image