Perawatan Jenazah Jadi Menu Halaqoh Syiar Ramadhan UMM

Author : Humas | Selasa, 30 Juni 2015 11:57 WIB

KEGIATAN Syiar Ramadhan 1436 H di kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mulai memasuki sesi-sesi kelompok. Pekan lalu, kegiatan sebulan penuh ini dibuka dengan konser Band Wali di UMM Dome, kali ini sudah mulai dengan kajian-kajian kelompok di tiap-tiap fakultas dan unit, serta halaqoh bagi dosen dan karyawan.

     Asisten Rektor Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Dr. Nurhakim, MSi, menerangkan UMM akan mengoptimalkan Bulan Suci ini dengan memperbanyak aktivitas ibadah. Selain itu, bagi karyawan dan dosen, bulan ini juga dimanfaatkan untuk penguatan ideologi hingga pengetahuan dan keterampilan ibadah praktis.

    “Untuk halaqoh, misalnya, kita ambil tema yang sederhana dan sehari-hari menjadi kegiatan kita, yakni tuntunan sholat berjamaah dan perawatan jenazah,” terangnya. Tema ini merupakan lanjutan halaqoh tahun lalu yakni tentang thoharoh atau bersuci. 

    Dipilihnya tema perawatan jenazah, menurut Nurhakim, karena walau sering terlibat di dalamnya belum tentu kita mengerti amalan yang sesuai dengan syariat Islam. Di samping itu, dengan tema ini diharapkan peserta lebih menjiwai makna kematian.

    “Hal ini penting untuk memberikan pencerahan agar kita tidak salah dalam mengurus jenazah yang bisa jadi adalah keluarga atau kerabat terdekat kita. Islam memiliki ajaran yang sempurna, termasuk dalam mengurus jenazah,” ungkap Nurhakim.  

    Pada pengajian-pengajian di unit-unit dan fakultas, memfokuskan pada tema Filantropi dalam Gerakan Muhammadiyah. Hal ini dimaksudkan untuk lebih mendorong warga UMM untuk lebih giat lagi melakukan kegiatan sosial keagamaan dengan suka beramal dan menolong sesama.

    “Dalam pengajian tersebut diberikan penguatan ideologi dan ajaran-ajaran tentang amal soleh yang telah dirintis sejak Muhammadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan,” kata Nurhakim.

    Sementara itu, rangkaian Syiar Ramadhan akan terus berlanjut hingga sepuluh hari terakhir nanti, yakni dengan kegiatan Pengajian I’tikaf Ramadhan (PIR) untuk dosen dan karyawan.

    Ketua Panitia Syiar Ramadhan UMM, Dr. Ihyaul Ulum, MSi, menerangkan disamping acara yang bersifat internal, pihaknya juga menggelar acara yang bersifat terbuka untuk umum. Diantaranya, pengajian Nuzulul Qur’an yang digelar usai solat Isya’ di masjid AR Fahruddin, Jumat (3/7). Nara sumber acara ini adalah pakar Astronomi ITS, DR. Agus Purwanto, MSc, yang merupakan pendiri Pesantren Sains.

    Sedangkan acara seni budaya, Syiar Ramadhan dimeriahkan oleh penampilan Emha Ainun Najib dan Kyai Kanjeng di halaman helipad UMM, Minggu (5/7) malam.

    “Untuk dua acara ini kita buka untuk umum dan gratis. Jadi kami mengundang khalayak ramai untuk ikut menghadiri acara-acara tersebut bersama keluarga,” tutur Ulum. (nas) 

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image