Pendaftaran Jalur Reguler Dibuka, UMM Optimis Masyarakat Pilih Kualitas

Author : Humas | Senin, 09 Maret 2015 16:25 WIB
DIBUKA: Universitas Muhammadiyah Malang sudah mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru Gelombang I yang akan berakhir pada tanggal 9 Mei 2015.  

CALON mahasiswa baru (Camaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sudah bisa mulai mendaftar di jalur reguler. Ini setelah Unit Pelaksana Teknis Penerimaan Mahasiswa Baru (UPT PMB) membuka pendaftaran Gelombang I mulai hari ini, Senin (9/3). Menurut jadwal, Gelombang I akan ditutup 9 Mei dan untuk tes tulisnya pada 11 Mei 2015.

Kepala UPT PMB UMM, Dr Ermanu Azizulhakim, MT, memaparkan di jalur reguler pihaknya membuka tiga gelombang. Setelah gelombang I, akan dibuka untuk Gelombang II pada 14 Mei hingga 1 Agustus, dan Gelombang III 6 sampai 29 Agustus 2015. 

“Kami membuka pendaftaran lebih awal untuk menjaring camaba yang benar-benar telah mantap memiliki pilihan ke UMM. Biasanya jumlah mereka cukup besar, sehingga perlu diantisipasi sejak awal,” tutur Ermanu.

Sebelumnya, sejak Januari lalu PMB UMM juga sudah membuka pendaftaran untuk Jalur Undangan bagi camaba berprestasi, baik akademik maupun ekstra kurikuler. Jalur ini akan ditutup 10 April mendatang. Hingga saat ini pendaftar jalur ini telah mencapai lebih dari 1.800 calon. Sampai ditutup nanti, ditargetkan pendaftar jalur prestasi ini tembus 5.000 camaba. Jalur ini memiliki keuntungan karena menyediakan beasiswa bebas SPP satu semester, kecuali untuk Fakultas Ilmu Kesehatan dipotong SPP 50%. 

“Kami hanya akan mengambil sekitar 25% dari seluruh mahasiswa yang akan diterima di UMM dari jalur undangan ini. Untuk itu yang belum berhasil dalam seleksi jalur ini bisa mendaftar di jalur reguler,” tambah Ermanu.

Dalam kesempatan lain, rektor UMM, Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP, mengatakan saat ini masyarakat telah memilih kualitas daripada status negeri atau swasta. Mereka akan mencari referensi sebanyak-banyaknya mengenai kampus yang baik dan bermutu dari berbagai sumber. Meningkatnya jumlah peminat UMM dari tahun ke tahun, katanya, menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin baik. Oleh karenanya tahun lalu UMM menambah pagu mahasiswa yang diterima menjadi 7.400 mahasiswa dari 6.500 yang ditargetkan.

“Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah mahasiswa, maka tahun ini UMM sedang membangun fasilitas gedung kuliah bersama baru berlantai 9, menambah area parkir dan panggung untuk apreasiasi seni dan budaya ” ujar rektor.

Ermanu menambahkan, mulai tahun ini UMM menerapkan cara pendaftaran tanpa harus datang ke UMM, kecuali pada saat tes tulis dan wawancara. Jadi camaba bisa mendaftar secara online dan mencetak sendiri kartu tesnya, lalu dapat dimintakan validasi via pos atau ketika menjelang datang untuk tes. Hal ini akan memudahkan camaba dari luar Jawa yang sebelumnya harus datang sendiri untuk mendaftar dan wawancara.

Sementara itu, sejak awal PMB telah melakukan promosi ke berbagai daerah untuk menguatkan minat camaba. Meski sudah sangat dikenal di kalangan siswa seluruh Indonesia, tetap diperlukan pendekatan agar dapat menjawab berbagai pertanyaan calon pendaftar tentang UMM. Promosi kali ini berfokus di luar pulau Jawa, seperti Banjarmasin, Balikpapan, dan kota-kota di luar pulau lainnya. PMB UMM juga memberikan penghargaan berskala nasional ke sekolah-sekolah yang berkontribusi kepada UMM, seperti Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Sumbawa, dan kota-kota lainnya.

“Semakin meningkatnya jumlah pendaftar tentu akan menjadi semakin baik. Calon mahasiswa dan orangtua tidak berpikir mereka mendaftar pasti diterima, tapi harus melalui seleksi masuk dan tes lainnya sesuai jurusan yang dituju oleh calon mahasiswa. Dengan proses ini, calon mahasiswa tidak hanya melihat status negeri atau swasta, melainkan status akreditasi dan keunggulan universitas juga dipertimbangkan,” pungkas Ermanu yang berharap masyarakat bisa melihat lebih lanjut informasi pendaftaran melalui website pmb.umm.ac.id. (ger/zul/han/nas)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image