Mobil Listrik Genetro Suryo UMM Melenggang ke Shell Eco-Marathon Asia

Author : Humas | Rabu, 28 Februari 2018 12:58 WIB
 
Perkembangan industri mobil listrik dalam kurun waktu satu dekade terakhir terus mengalami peningkatan. Hal tersebut melatarbelakangi beberapa perguruan tinggi untuk berlomba dalam menciptakan mobil listrik. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai kampus eco-energy juga turut andil dalam perkembangan industri transportasi modern tersebut.
 
Setelah berhasil menduduki peringkat empat besar nasional tahun 2017 dalam gelaran Kompetisi Mobil Hemat Energi (KMHE) yang digelar oleh Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Sang Surya Eco Energy Team UMM siap melenggang pada ajang Shell Eco-Marathon Asia di Singapura 8-11 Maret 2018 mendatang.
 
Pada pertandingan ini, Sang Surya Eco Energy Team yang terdiri dari delapan mahasiswa Fakultas Teknik (FT) telah menyiapkan tim khusus untuk melakukan riset dalam bidang kelistrikan sebagai salah satu strategi untuk menghasilkan performa yang sempurna.
 
"Kemarin tim kelistrikan benar-benar disiapkan untuk mempelajari tentang hambatan-hambatan pada mobil," jelas Ketua Tim Renggi Ahmad Rimeldi.
 
Didesain istimewa, mobil listrik Gentro Suryo ini memiliki keunggulan pada kapasitas berkendara selama 2,5 hingga 3 jam dalam satu kali pengisian baterai. Hal tersebut menjadikan mobil ini termasuk pada mobil yang sangat hemat energi bahan bakar listrik.
 
"Mobil ini sekarang sudah kami sempurnakan dengan menambahkan kapasitas baterai untuk perjalanan mobil yang lebih lama," pungkas anggota divisi Kelistrikan Syarul Surur.
 
Menurut Pembina LSO Mecatron Jufri pada kompetisi ini Gentro Suryo sudah memiliki kesiapan yang cukup. Ia menyatakan bahwa mobil ini akan menjadi mobil listrik kebanggaan UMM.
 
"Kekompakan dan mental juara yang dimiliki timlah yang membuat performa mobil ini menjadi luar biasa," tuturnya.
 
Pada kesempatan Grand Launching Sang Surya Energy Team, Rektor UMM Fauzan berpesan kepada anggota tim untuk tidak berhenti dalam berinovasi terutama untuk pengembangan mobil listrik ini.
 
"Jangan pernah berhenti berinovasi untuk kelanjutan mobil listrik ini," jelas Fauzan, di Aula BAU Rabu (28/2).
 
Shell Eco-Marathon Asia merupakan acara tahunan yang disponsori oleh Shell dimana seluruh peserta berkompetisi untuk membuat kendaraan khusus yang bisa melakukan efisiensi bahan bakar. (nis/sil/)
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image