Mobil KaCa UMM Berbagi Senyum Ramadhan Bersama Puluhan Anak YPAC

Author : Humas | Sabtu, 18 Mei 2019 16:31 WIB
Mahasiswa asing bercerita berbagi cerita kepada anak-anak YPAC. (Foto: Rino/Humas)

Bulan Ramadhan kali ini, Mobil Kamis Membaca (KaCa) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali berbagi keceriaan. Kali ini waktunya adik-adik dari Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Malang yang mendapat kesempatan untuk bermain sekaligus belajar bersama Mobil KaCa, Jumat (17/5).

Bekerja sama dengan Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) UMM, anak-anak YPAC diajak untuk bermain dan juga belajar bersama beberapa mahasiswa asing. Mahasiswa asing ini beberapa diantaranya berasal dari Kamboja, Korea, Mesir, Afganistan, bahkan Ukraina.

Dalam acara ini juga ada beberapa kegiatan hiburan seperti membaca buku, menonton fil edukasitif, bermain dan bernyanyi, hingga acara buka bersama. Tidak cukup hanya di situ saja, ada penampilan spesial yaitu mendongeng yang ditampilkan oleh Indah Rahayuning Tyas mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Baca Juga: Seniman Jabung Di UMM: Lewat Budaya Kita Menjadi Kaya

Menurut salah satu mahasiswa asing, Theng Chan Boramey, ia mengaku sangat senang karena bisa berbagi dengan teman-teman yang tidak seberuntung kita. ”Saya sangat senang dengan acara seperti ini, karena kita bisa berbagi kebahagiaan dengan mereka,” ungkap mahasiswi asal Kamboja tersebut.

Salah satu pengasuh YPAC, Edi Siswanto menyatakan, ia sangat senang dengan kehadiran Mobil KaCa. “Saya sangat senang karena bisa melihat anak-anak ceria dan antusias seperti barusan. Saya juga berharap semoga acara seperti ini lebih sering lagi, untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak di sini,” tururnya.

Baca Juga: BIPA UMM Kenalkan Budaya Gotong Royong Lewat Diplomasi Kebudayaan

Menyambung, Sekretaris Humas UMM Mohamad Isnaini menyebut, selain berbagi keceriaan, acara ini juga sekaligus memberikan pengalaman bagi mahasiswa asing untuk berinteraksi bersama adik-adik yang ada di YPAC. Acara ditutup dengan buka bersama dan juga bernyanyi bersama dengan para penghuni YPAC.

“Acara ini sekaligus memperkenalkan pengalaman baru kepada mahasiswa asing untuk berbagi kebahagiaan dengan adik-adik difabel yang ada di YPAC. Karena di negara mereka rata-rata tempat seperti ini sangat tertutup. Berbeda dengan yang ada di indonesia,” ungkap Isnaini. (Zak/Chan)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image