Mahasiswa Kehutanan Ajak Peduli Lingkungan Lewat Foto

Author : Humas | Rabu, 01 April 2015 12:02 WIB
CARA LAIN : Mahasiswa sedang melihat foto kerusakan alam pada acara yang digelar oleh mahasiswa prodi kehutanan UMM, Senin (30/3).

BANYAK cara untuk menyuarakan kepedulian lingkungan, salah satunya melalui fotografi. Itulah yang dilakukan sejumlah mahasiswa Prodi Kehutanan Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Selama dua hari, Senin dan Selasa (30-31/3), bertempat di lantai 3,5 Gedung Kuliah Bersama (GKB) I, digelar pameran foto bertema “Hutan Kita Masa Depan Kita”. 

      “Acara ini merupakan bentuk peringatan bagi mahasiswa agar menyadari pentingnya merawat hutan,” ujar ketua panitia, Hamdan Mahmud. Ia menjelaskan, sehari setelah pameran akan ada aksi menanam pohon di sekitar kampus. 

      Rangkaian kegiatan yang sekaligus memperingati Hari Hutan Internasional 21 Maret ini bertujuan melindungi, merawat, dan menjaga Ruang Terbuka Hijau (RTH), khususnya di wilayah UMM. “Dimulai dari wilayah kampus dulu, supaya kepedulian mahasiswa akan lingkungan hijau semakin meningkat nantinya,” tambahnya. 

      Kepedulian mahasiswa akan kerusakan alam salah satunya didokumentasikan melalui foto-foto karya Falahi Mubarok yang turut dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa Prodi Kehutanan UMM yang hobi fotografi ini kerap memotret kerusakan-kerusakan alam yang ia temui. Salah satu foto karyanya berlokasi di penambangan batu kapur di Lamongan, Jawa Timur. 

      Dalam fotonya, diperlihatkan kerusakan hutan akibat penambangan yang berlebihan. “Ternyata di balik keindahan, banyak juga terjadi kerusakan di negeri kita,” ungkapnya. Lewat kegemarannya memotret, Falahi ingin menyampaikan bahwa seharusnya orang-orang harus lebih peka terhadap hutan. 

      Rangkaian event ini sejalan dengan konsep UMM sebagai kampus wisata. Keanekaragaman hayati yang terdapat di sekitar kampus sudah sepatutnya dijaga. Gerakan “Go Green Go Clean” yang diusung UMM akan mewujudkan kampus yang nyaman, menyenangkan, dan mencerahkan. Gerakan itu juga didukung kawasan konservasi yang dimiliki UMM, semisal kebun apel organik, hutan sengon, plaza pertanian, dan lain sebagainya. (dar/zul/han)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image