Lewat APS, Komunikasi Pacu Penyelesaian Skripsi

Author : Humas | Selasa, 31 Maret 2015 12:54 WIB
SEMANGAT SKRIPSI: Melalui program Akselerasi Penyelesaian Skripsi (APS), mahasiswa lebih termotivasi menyelesaikan skripsi.
 

BANYAKNYA mahasiswa yang bekerja sebelum lulus ternyata berdampak pada terhambatnya penyelesaian skripsi. Di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), misalnya, ada ratusan mahasiswa yang belum lulus meski waktu studinya sudah lewat 10 semester. 

       “Sebagian besar mereka telah bekerja dan tinggal menyelesaikan skripsi. Ini menjadi perhatian kami agar mereka bisa lulus tetapi tetap dengan skripsi yang bagus,” terang Kaprodi Komunikasi UMM, Sugeng Winarno usai memberi materi workshop skripsi pada 152 mahasiswa semester lanjut, Sabtu (28/03).

Mengatasi masalah tersebut, Prodi ini mengadakan program Akselerasi Penyelesaian Skripsi (APS) sebagai emergency exit permasalahan tugas akhir. Prinsipnya, mahasiswa semester lanjut didata, dimotivasi, diberi wawasan lalu dibimbing secara khusus agar secepatnya menyediakan waktu menyelesaikan skripsi.

Ketua APS, Zen Amiruddin, menerangkan mereka diperlakukan khusus dengan dimasukkan ke dalam klinik skripsi. Dosen dan mahasiswa sama-sama berkomitmen menyediakan waktu khusus untuk bimbingan dengan target waktu tertentu. “Skripsi itu sebenarnya mudah dan bisa diselesaikan dalam waktu yang tak harus lama, itu yang harus ditanamkan kepada mahasiswa tingkat lanjut ini. Tugas kami adalah membantu agar skripsi tetap dikerjakan dengan mutu yang bagus tetapi bisa diselesaikan secara cepat,” ujar Zen yang juga sekretaris Prodi Komunikasi ini.

  Untuk menambah suasana yang memotivasi, Prodi memasang berbagai poster, banner maupun memposting himbauan terkait skripsi ini. Ada yang berbunyi “Skripsi itu Mudah”, “Skripsi yang Baik adalah Skripsi yang Selesai”, “Keep Calm and Skripsi Done” dan “It Always Seem Impossible until It Done”. 

“Ini juga untuk memotivasi mahasiswa yang masih aktif supaya segera menyelesaikan skripsi, sebab penyelesaian studi tepat waktu menjadi target kami tahun-tahun ini,” tambah Sugeng sambil menyebut sebagai tanggung jawab Prodi yang memegang nilai Akreditasi “A”. 

       Tahun ini merupakan pertama program ini dijalankan. “Kalau berhasil, semoga APS menjadi contoh untuk prodi-prodi lain guna menyelesaikan masalah serupa,” tutup Sugeng Winarno. (dar/nas)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image