Kuliah Tamu Teknik Industri Datangkan Prof. Polandia Tanamkan Pentingnya K3 pada Mahasiswa

Author : Humas | Sabtu, 15 September 2018 13:41 WIB

 

Memulai awal perkuliahan semester baru, Program Studi (Prodi) Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar kuliah tamu dengan mendatangkan Prof. Dr. Hab. Eng. Marek Mlynezak seorang pengajar dari Wroclaw University of Science and Technology, Polandia Jumat, (14/9) di Aula BAU.

 

Sejalan dengan misi Prodi Teknik Industri yakni menyelenggarakan pendidikan dalam bidang perancangan, penginstalasian, dan perbaikan sistem integral yang terdiri dari manusia, material, peralatan, informasi dan sumber daya lainnya, kuliah tamu ini diharapkan menambah wawasan mahasiswa.

 

“Harapannya anak-anak paham bahwa materi yang kita ajarkan di UMM itu tidak jauh beda dengan yang ada di luar negeri. Materinya juga sama, langkahnya juga sama. Jadi jangan khawatir, UMM itu berkelas dan sama dengan universitas luar,” ujar Sekretaris Prodi Teknik Industri Dian Palupi Restuputri, ST.

 

Dalam acara tersebut, Prof. Marek menjelaskan banyak hal, salah satunya tentang  Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ia menyampaikan bagaiman pentingnya K3 selain pekerjaan dan proyek yang tengah dikerjakan itu sendiri.

 

Mahasiswa teknik industri tidak hanya perlu mempelajari masalah produksi saja melainkan juga mempelajari penanganan resiko kerja sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, efektif, maupun efisien. Mengenai K3 dan Hazard merupakan kondisi yang bisa menimbulkan bahaya, yang bisa mencederai human,”ujar Dian memetik apa yang disampaikan oleh Prof. Marek.

 

Salah satu peserta kuliah tamu, Oriza mengaku bahwa apa yang disampaikan Prof. Marek pernah dipelajarinya di kelas. Tetapi, implementasi, perhitungan, dan beberapa hal yang dijelaskan lebih mendetail dan hal ini membuatnya mendapatkan wawasan baru.

 

“Poin yang saya ingat, bagaimana K3 yang berlaku di Polandia sangat bagus karena mengutamakan masalah safety atau keamanan. Tidak hanya untuk mencari keuntungan semata, karena menurut saya kalau hanya mencari keuntungan tanpa adanya keselamatan, maka bisa menurunkan keuntungan dari sebelumnya,”katanya. (apn/sil)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image