Kolaborasi Mahasiswa UMM dan Singapore Polytechnic Manfaatkan Limbah Whey Jadi Biogas

Author : Humas | Kamis, 03 Oktober 2019 10:42 WIB
Salah satu peserta TFI-SCALE dan LeX dari Singapore Polytechnic (SP) sedang menjelaskan Prototipe nya (Foto: Rizki/Humas) 

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Singapore Polytechnic (SP) pada program Temasek Foundation International - Specialist Community Action and Leadership Exchange (TFI-SCALE) dan Learning Express (LeX) memanfaatkan limbah Whey Mozzarella jadi bahan bakar alternatif biogas. Ha ini dilakukan di industri pembuatan keju mozarella Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Merjosari, Kota Malang.

Whey sendiri merupakan sejenis cairan berwarna semi-transparan dalam jumlah yang besar. Karena sebagian besar produksi keju di dunia umumnya menghasilkan whey. Sebanyak 50% total whey yang diolah menjadi produk makanan serta minuman, sementara 50% lainnya terbuang menjadi limbah.

Dengan mengusung konsep Sustainable Development Goals (SDG) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, di agenda ini mereka membuat produk yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Demikian dijelaskan Muhammad Oddy Nurfiansyah, salah satu peserta Program TFI-SCALE dan LeX dari UMM.

Baca juga: UMM Bekali Generasi Milenial Jadi Agen Perubahan lewat Socio-ecopreneurship

“Tujuannya adalah untuk memenuhi need statement yaitu kami perlu mengurangi produksi limbah untuk meningkatkan laba. Dengan mendukung need statement tersebut, kami akhirnya memiliki ide membuat whey itu menjadi biogas,” tandas mahasiwa Program Studi Hubungan Internasional UMM ini.

“Saya rasa proyek ini sungguh sesuatu hal yang unik karena ada banyak hal yang tidak kita dapat di sana (Singapura) bisa kita temui disini,” ujar Muhammad Iqbar Bin Hisyam selaku Student Coordinator dari Singapore Polytechnic saat ditemui di Auditorium BAU UMM, Rabu (2/10) di sela gelaran Galery Walk memamerkan produk.

Sebelumnya selama 3 pekan, mereka belajar tentang Sustainable Development Goals (SDG) dan Design Thinking di Singapura. Dilanjutkan dengan dua minggu di Indonesia dan observasi ke beberapa Usaha Kecil Menengah (UKM) di Malang. Salah satunya pemanfaatan limbah Whey agar punya nilai manfaat. (riz/can)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image