Ketika Siswa PAUD Berwisata Kampus di UMM

Author : Humas | Rabu, 18 Februari 2015 10:48 WIB
MENGENAL UMM: Sejumlah 300 siswa dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang berwisata kampus ke UMM.(18/2)

TAK hanya siswa SMA atau orang dewasa, anak usia dini pun berkunjung ke kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Sejumlah 300 siswa dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang berwisata kampus ke UMM, Rabu (18/2). Pemandangan kampus pun berubah riuh dengan sorak sorai gembira anak-anak kecil. 
Rute wisata dimulai dari helipad, taman-taman di sekitar kampus, UMM Dome, dan diakhiri di Taman Rekreasi Sengkaling UMM. Mereka tampak senang, berjalan dan bernyanyi serta 
menikmati foto bersama.

      Kedatangan ratusan siswa dari 14 PAUD ini merupakan program tahunan dari guru-guru PAUD untuk mengenalkan berbagai profesi kepada para siswanya. Koordinator kegiatan ini, Yeti menyebut, untuk tahun ini temanya khusus tentang kampus.

      “Kami ingin mengenalkan kepada anak-anak PAUD, inilah kampus tempat kita mencari ilmu setinggi-tingginya,” kata Yeti.

      Ia menambahkan, bersama tenaga pendidik PAUD lainnya, ia ingin mengajarkan kalau pendidikan itu penting, meskipun sebagian besar siswa berasal dari desa.

      Dalam kunjungannya, para siswa diajak berkeliling kampus sebelum acara dimulai di UMM Dome. Tak hanya para guru yang mendampingi, orangtua para siswa pun turut mendampingi anak-anaknya.

      Di UMM Dome, para siswa dikenalkan beberapa profesi seperti pilot, insinyur, dokter, dan profesi-profesi lainnya yang bisa dicapai jika bersekolah lebih tinggi.

      “Kalau tahun sebelumnya kami mengenalkan profesi tentara ke Yonkav 3/Tank, sebelum itu kami ke kereta api. Tiap tahun temanya pasti berbeda,” ungkap Yeti.

      Usai kunjungan, rombongan PAUD se-Kecamatan Sumberpucung ini langsung menuju Taman Rekreasi Sengkaling UMM untuk rekreasi bersama. Sebelumnya, UMM sering dikunjungi oleh berbagai instansi seperti sekolah, perguruan tinggi, perusahaan, lembaga pemerintah, media massa, hingga perwakilan dari duta besar negara sahabat dan para tokoh bangsa. (zul/han)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image