Kerjasama Internasional Tingkatkan Kepekaan Budaya

Author : Humas | Selasa, 10 Agustus 2010 06:56 WIB

 

            Dalam usahanya menyeimbangkan kerjasama antara dunia Barat dan Timur, pihak UMM melalui Biro Kerjasama Luar Negeri (BKLN) kembali bekerjasama dengan Al Muassasah Al Islamiyah, Arab Saudi, menggelar seminar internasional Ilmu agama Islam: Dasar dan Sumbernya Jumat – Sabtu (30 – 31/07). Acara berlangsung di aula masjid AR.Fachruddin lantai II. Kerjasama tersebut sudah memasuki tahun ketiga yang dijalin kedua belah pihak. Dihadiri langsung Abdul  Aziz Ibrahim Al Daughter, direktur Al Muassasah Al Islamiyah bagian Asia dan Ibrahim Mubarakh Al Mawaysh. Serta, lima puluh perwakilan guru agama Islam dari tingkat SD hingga SMA sekota Malang.

            Dalam sambutannya, Drs. Soeparto M.Pd., menyatakan bahwa acara tersebut diadakan tiap tahun dalam rangka pengembangan pendidikan agama Islam dan dakwah secara umum. “Pengembangan suasana internasional harus terus disosialisasikan oleh BKLN, baik itu ke barat maupun ke Timur”, terang ketua BKLN tersebut.

           BKLN sendiri sedang dalam proses pengembangan dalam fase   international awareness; proses menanamkan mindset bahwa kerjasama luar neggeri itu penting. “Orang Arab ini bilang bahwa di Indonesia terjadi Paradoks, mayoritas muslim  tetapi lebih banyak yang bisa bahasa Inggris dibanding bahsa Arab”, ungkap Suparto dalam nada canda.

           Staff BKLN bidang Timur Tengah, Drs. Abdul Haris, MA., menjelaskan bahwa selain seminar,  disepakati pula nota kesepahaman antara UMM dan Al Muassasah Al Islamiyah dalam bidang dakwah dan pendidikan Islam. “Hal itu didasarkan pada keseriusan UMM serta memiliki misi yang sama dalam perhatiannya terhadap dakwah Islam”, jelas Haris lebih lanjut.

           Bentuk kerjasama berupa; pelatihan dan seminar dalam bidang dakwah dan pendidikan Islam, penerbitan dan penyebarluasan buku – buku keislaman berbahasa Indonesia, menjadikan buku “Untuk Setiap Muslim” sebagai salah satu referensi materi keislaman bagi mahasiswa UMM, serta penyediaan buku – buku pengajaran berbahasa Arab.

           Materi  dalam seminar adalah:, definisi ilmu agama dan keutamaannya, sumber primer dan sekunder iagama Islam, bagaimana memahami Alquraan dan sunah, pengaruh perbedaan sumber sekunder terhadap perbincangan umat dan workshop. “Minimal dengan materi tersebut bisa menambah wawasan untuk guru- guru mengenai dasar – dasar agama. Serta merefleksi ajaran agama yang selama ini mereka berikan”, jelas Haris. rwp/jss

Direktur Al Muassasah Al Islamiyah Asia, Abdul  Aziz Ibrahim  menyampaikan materi dakwah dan pendidikan Islam

 
Direktur Al Muassasah Al Islamiyah Asia, Abdul Azir Ibrahim menyampaikan materi dakwah dan pendidikan Islam
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image