Jelang Pilkada Serentak, DKPP Sosialisasi Kode Etik Pemilu di UMM

Author : Humas | Jum'at, 09 Oktober 2015 14:08 WIB
Pembantu Rektor II, Fauzan, saat memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu yang diadakan oleh DKPP RI.

MENJELANG berlangsungnya pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung di 19 daerah se-Jawa Timur pada 9 Desember 2015 mendatang, sosialisasi kode etik penyelenggara pemilu dipandang menjadi sesuatu yang niscaya dilakukan. Hal itu, menurut Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Prof Jimly Asshidiqie, untuk menjamin pelaksanaan pilkada yang berlandaskan pada etika dan kejujuran.

      DKPP adalah lembaga penegak kode etik harus memiliki perhatian serius terhadap pelaksanaan Pilkada serentak. Tidak semua provinsi didatangi oleh DKPP, namun Jawa Timur termasuk salah satunya mengingat banyaknya kota/kabupaten yang mengikuti Pilkada. “Jawa Timur termasuk provinsi terbesar di Indonesia dan tercatat sebagai salah satu provinsi dengan jumlah kota/kabupaten terbanyak yang mengikuti Pilkada serentak. Dan kami memilih Malang, UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) tepatnya,” ujar Jimly Asshidiqie.

      Menurut Pembantu Rektor (PR) II UMM Fauzan, kampus memang merupakan lokasi yang tepat untuk melakukan sosialisasi kode etik penyelenggara pemilu. “Selain tempatnya netral, kegiatan juga bisa diikuti langsung oleh mahasiswa dan dosen, sehingga penyebaran informasinya lebih cepat dan terarah,” kata Fauzan saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Kode Etik Penyelenggara Pemilu, di Teater UMM Dome, Selasa (6/10) lalu.

      Kegiatan ini mengangkat tema ‘Etika dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara’. Selain dihadiri ketua DKPP dan PR II UMM, acara juga mendatangkan wakil gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, walikota Malang Moch Anton, serta perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Provinsi Jawa Timur.

      Agenda DKPP kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Forum Grup Discussion (FGD) yang berlangsung di Ijen Suite Hotel, Rabu (7/10).  Dalam kegiatan ini, persoalan pilkada dan masalah yang terjadi di Jawa Timur dibahas mendalam.

      “Semoga Pilkada serentak tahun ini menjadi Pilkada yang mensejahterakan rakyat,” ucap Saifullah Yusuf, wakil gubernur Jawa Timur mengomentari pesta demokrasi rakyat Jawa Timur ini. (dik/han)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image