Ini Cara UMM Sambut Generasi Millenial

Author : Humas | Selasa, 04 September 2018 18:27 WIB
 
 
Sebuah video viral di link http://bit.ly/AksiRektorUMM. Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Fauzan dengan setelah kemeja putih dan celana hitam rapi terlihat berdiri di salah satu hanggar pesawat. Tak lama kemudian, sebuah panggilan telepon masuk dan menginformasikan bahwa para mahasiswa peserta Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) telah siap. Bergegas, Fauzan pun segera menuju sebuah pesawat terbang berjenis glider dengan latar belakang pesawat Hercules. 
 
Melengkapi alat komunikasi dan perlengkapan penerbangan lain, Fauzan kemudian lepas landas menuju Kampus III UMM dan mendarat di lapangan sepak bola sebelah GKB IV. Segera merapikan diri, sambil mengenakan jas hitam ia menuju UMM Dome dimana para mahasiswa baru (Maba) telah menunggu.
 
Adegan di atas terekam dalam video kedatangan rektor yang didisain khusus untuk menyambut para Maba UMM 2018. Usai diputarnya video, Fauzan lalu muncul dari Gate A dan memasuki Hall Dome UMM bersama Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Mahfud MD, Ketua Badan Pembina Harian UMM A Malik Fadjar dan Para Pejabat Rektorat. Kedatangan mereka disambut gegap gempita oleh para Maba. Bahkan, banyak diantara mahasiswi yang berteriak histeris. 
 
Rektor UMM Fauzan menyampaikan, dikonsep istimewa, video ini menjadi salah satu upaya kampus putih untuk mendekatkan diri secara psikologis dengan mahasiswa baru yang merupakan generasi Y atau biasa disebut generasi millennial.
 
“Ini khusus untuk mahasiswa baru, yang bagaimanapun mereka adalah generasi milenial,” ujar Fauzan, Selasa (4/9).
 
Memberikan penampilan terbaiknya, Fauzan tidak menggunakan pemeran pengganti atau yang biasa disebut dengan stuntman. Karenanya, pria kelahiran Kediri ini mengaku sempat deg-degan lantaran baru pertamakali menaiki pesawat dengan kapasitas dua orang tersebut.
 
“Saya naik pesawat itu beneran walaupun dredek,”ujarnya sambil tertawa.
 
Jika biasanya masa orientasi mahasiswa menjadi hal yang mengkhawatirkan karena akrab dengan perpeloncoan, berbeda dengan apa yang ada di UMM. Tak hanya penuh inspirasi karena mendatangkan beberapa sosok pemimpin bangsa, gelaran Pesmaba juga dipenuhi euforia khas anak muda.
 
Sebelumnya, dengan semangat nasionalisme 7.500 Maba ini berhasil membentuk Jas Merah Mob dengan tujuh formasi bertema kebangsaan dan kepedulian terhadap musibah gempa Lombok. Adapun formasi tersebut adalah Merah-putih, KH Ahmad Dahlan, Logo UMM, Students Today, Leaders Tomorrow, Peta Indonesia dan Pray for Lombok. Formasi ini merupakan karya istimewa konseptor dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMM, Jamroji. 
 
Memaparkan konsep penerimanaan Maba 2018 Fauzan menyampaikan bahwa tidak banyak hal yang berubah. Perbedaan justru ada dikenaikan passing grade tahun ini. 
 
“Yang membedakan adalah kualifikasi. Tahun ini kita mampu meningkatkan pasing grade penerimaan masing-masing jurusan.  Ini menjadi gejala yang bagus kaitannya dengan input. Jadi tidak bisa main-main karena dalam sisi input kita sudah dalam level yang berkualitas,” tandas Fauzan. (sil)
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image