HI dan FEB Kenalkan Diplomasi Ekonomi Indonesia

Author : Humas | Jum'at, 27 Maret 2015 19:04 WIB
ANTUSIAS: Mahasiswa HI dan FEB UMM tampak antusias mendengar paparan tentang diplomasi ekonomi Indonesia oleh Direktur Kerjasama Teknik Kemenlu RI Siti Nugraha Mauludiah, Jumat (27/3) di UMM Dome.

KEHADIRAN Direktur Kerjasama Teknik (KST) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) Siti Nugraha Mauludiah ke UMM disambut antusias mahasiswa Prodi Hubungan Internasional (HI) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMM. Kedatangannya Jumat (27/03) dalam rangka Diskusi dan Kuliah Tamu bertema “Diplomasi Ekonomi Melalui Pemberian Bantuan Teknis” bertempat di Theatre UMM Dome.

      Dalam paparannya, Siti Nugraha menjelaskan tentang berbagai program KST, salah satunya mengenai bantuan teknik yang diberikan Indonesia pada negara-negara berkembang di kawasan Asia, Afrika, bahkan Amerika Latin. Bantuan teknik yang diberikan berupa pelatihan, beasiswa, dan pengiriman tenaga ahli. “Bantuan yang kita berikan bukan sekedar charity tapi lebih dari itu, berupa solidarity. Jadi bantuan itu sesuai dengan kebutuhan negara tersebut,” jelas Siti Nugraha.

      Diplomat yang sudah mengelilingi 51 negara ini juga menilai bahwa Indonesia belajar dari cara-cara negara maju dalam memberikan bantuan. Meski Indonesia belum bisa memberi bantuan dalam berbentuk finansial karena anggarannya terbatas, namun bantuan teknis ini menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya menjadi negara penerima bantuan. “Citra Indonesia sangat terangkat ketika kita membawa seseorang yang expert ke negara lain,” tambahnya.

      Dalam konteks Indonesia, diplomasi ekonomi sudah dilakukan aktor non-negara dan hal itu telah diakui secara internasional. Lewat KST, bukan hanya citra baik yang didapat, namun capaian dari sisi kepentingan ekonomi dan politik diharapkan ikut meningkat. Indonesia pun mendapat sambutan dunia internasional atas bantuan teknis yang selama ini dilakukan.

      Pentingnya informasi tentang diplomasi teknis Indonesia ini dirasakan betul oleh Lutfiah, mahasiswi HI UMM. Menurut mahasiswi semester empat ini, sudah sepatutnya ia sebagai calon diplomat mengetahui usaha Kemenlu dalam memberikan bantuan teknisnya pada negara sahabat guna menjalin kerjasama yang lebih erat. “Indonesia ternyata punya potensi untuk memberikan bantuannya kepada negara lain,” katanya. (dar/han)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image