Haedar Nashir Ingin Mahasiswa UMM Menjadi Manusia Berkemajuan

Author : Administrator | Selasa, 10 Januari 2017 15:55 WIB

Berita UMM

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (dua dari kiri) saat mengisi kajian di UMM.

KETUA Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. Haedar Nashir, M.Si, menyempatkan diri mengisi kajian di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) usai menjenguk mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Ahmad Hasyim Muzadi yang tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Malang, Selasa (10/1).

Haedar menyampaikan, lulusan perguruan tinggi yang mapan seperti UMM selayaknya mampu menghasilkan lulusan yang memiliki nilai di atas rata-rata. Dengan mengutip kriteria dalam buku Indonesia Berkemajuan, Haedar mengurai kriteria yang mutlak dimiliki lulusan UMM, yang kemudian disebutnya sebagai ciri Manusia Indonesia Berkemajuan. Satu di antaranya yakni religiusitas.

“Tentu religiusitas yang dipahami Muhammadiyah adalah religiusitas yang dinamis. Artinya, lulusan UMM harus mampu menyebarkan kasalehannya untuk kebermanfaatan lingkungannya,” papar Haedar.

Selain religiusitas, karakter lain yang wajib dimiliki Manusia Indonesia Berkemajuan adalah karakter mandiri. “Karakter mandiri yakni karakter yang mampu mengangkat harkat martabat diri dan bangsanya. Juga tidak memposisikan diri sebagai tangan yang berada di bawah,” tegas Haedar.

Karakter cerdas berilmu juga patut dimiliki Manusia Indonesia Berkemajuan. Al Quran sendiri, lanjut Haedar, sebenarnya telah jelas menyebut karakter ini dengan istilah “Ulul Albab”. Karakter tersebut bagi Haedar, hanya dimiliki oleh mereka yang terbuka terhadap berbagai pandangan dan pemikiran. “Orang berkarakter ulul albab akan menyeleksi berbagai pandangan dan pemikiran yang menurutnya terbaik,” ungkapnya.

Ciri terakhir manusia Indonesia berkemajuan menurut Haedar yakni manusia yang memiliki karakter serta watak solidaritas sosial. Haedar menilai,tradisi gotong royong yang selama ini digadang sebagai ciri manusia Indonesia makin luntur. “Sebaliknya, di tengah banyaknya ujian kehidupan berbangsa dan bernegara kita, watak solidaritas sosial tersebut harus kita junjung,” pungkasnya.

Dalam lawatannya tersebut, Haedar juga berpesan agar menjadikan UMM sebagai pusat keunggulan umat dan bangsa. “UMM harus menjadi representasi amal usaha atau perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya dengan memenuhi sejumlah prinsip unggulan, yakni mandiri, profesional, maju, modern dan unggul,” tutup Haedar. (can/han)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image