Gandeng 2 Rumah Sakit Baru, FK UMM Adakan Pelatihan Bagi Pembimbing Mahasiswa Koas

Author : Humas | Senin, 26 November 2018 12:17 WIB

 

Salah seorang pemateri saat memberi materi sistem pengajaran bagi mahasiswa Koas. (Foto: Aan/Humas)

FAKULTAS Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (FK UMM) mengadakan Pelatihan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI). Pelatihan ini diadakan untuk membekali pembimbing baru mahasiswa ko-assisten (Koas) dari 2 Rumah Sakit yang baru saja bekerja sama dengan FK UMM. Yaitu RSUD H. Slamet Pamekasan dan RSUD Dr. Soedomo Trenggalek.

Selama dua hari, Jum’at (23/11) sampai Sabtu (24/11), pembimbing baru mahasiswa Koas diberi materi mengenai bagaimana merancang kurikulum, membuat bahan ajar, memilih metode pengajaran, penilaian dan evaluasi agar dokter yang dihasilkan bisa sesuai dengan kualifikasi dokter yang ditetapkan FK UMM.

“Disini kita mendidik dokter yang akan menjadi pembimbing mahasiswa Koas agar bisa menerapkan pengajaran sesuai dengan apa yang kami harapkan. Maka dari itu, sebelum memulai program pada Januari tahun depan, kita temukan di sini terlebih dahulu,” jelas Rubayat Indradi selaku Ketua Pelaksana PEKERTI.

Selain diikuti dua rumah sakit yang baru saja bekerja sama dengan FK UMM, rumah sakit yang dulu belum sempat ikut pelatihan ini juga ikut program serupa. Rumah sakit lainnya yang mengikuti pelatihan ini adalah RS Haji Surabaya, RSUD Jombang, RS Muhammadiyah Lamongan, RS Gambiran Kediri, dan RS  Bhayangkara Kediri.

Skema  program pelatihan dilakukan selama dua materi dalam kelas dan lima hari untuk mengerjakan tugas. “Tugas yang diberikan ini nanti Pembimbing wajib merancang kurikulum yang nati akan dikumpulkan kepada Badan Kendali Mutu Akademik (BKMA, red.),” papar Rubayat. Hasil rancangan akan dikumpulkan kepada BKMA untuk dilakukan proses penilaian.

Setelah mendapat penilaian dari BKMA baru pembimbing mendapat sertifikat kelayakan mengajar Mahasiswa Koas. Menurut Rubayat pelatihan seperti ini sangat penting untuk menyatukan frekuensi misi dan visi antara Rumah Sakit dan FK UMM. Dari pelatihan semacam ini, Rubayat berharap mahasiswa Koas bisa dibimbing dengan baik oleh pembimbing yang terpilih. (usa/can)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image