FKIP Siap Kirimkan 42 Mahasiswa Magang di Thailand

Author : Humas | Selasa, 21 April 2015 09:41 WIB
SIAP AJAR: Mahasiswa FKIP UMM siap diberangkatkan ke Thailand untuk magang mengajar. 
 

SEBANYAK 42 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) siap didelegasikan untuk magang mengajar di Thailand Selatan. Mereka akan diberangkatkan pada 29 dan 30 April mendatang.

      Ke-42 mahasiswa tersebut merupakan hasil seleksi terhadap mahasiswa angkatan 2012 dari tiga program studi yaitu Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

      Program ini merupakan bagian dari kerjasama UMM dengan pemerintah Thailand serta asosiasi perguruan swasta di Thailand Selatan. "Selama tiga minggu setiap mahasiswa diberikan uang senilai 3000 bath oleh pemerintah Thailand untuk keperluang living cost,” ungkap dosen FKIP UMM yang menjadi penanggungjawab program magang, Drs Nur Widodo MKes saat diwawancarai, Kamis (16/4).

      Setiap mahasiswa yang akan berangkat keThailand diharuskan memiliki bakat yang diperlukan bagi pertukatan budaya, di antaranya bakat menari, menyanyi, melukis, maupun kesenian lainnya. Tak hanya itu, mereka juga harus memiliki kecakapan berkomunikasi mengingat selama di sana mereka juga akan mempelajari kebudayaan Thailand dari warga setempat.

      Untuk penempatannya, ke-42 mahasiswa itu akan berada di lima provinsi berbeda. Menariknya, kata Nur Widodo, sebagian besar mahasiswa akan ditempatkan di sekolah Islam.

      Di Thailand, para mahasiswa magang akan melakukan kegiatan mengajar di sekolah-sekolah yang sudah ditentukan. "Di sana kami akan menjadi asisten guru, mengajar, dan juga sebagai duta kebudayaan," kata Rasus Sayyaf Basarang, salah seorang mahasiswa yang terseleksi mengikuti program magang Thailand.

      Di Thailand, mahasiswa juga akan melakukan take and give dengan warga pribumi. "Kita akan mengenalkan budaya, baik itu yang sifatnya kebiasaan sehari-hari, maupun yang lebih spesifik, misalnya terkait kekhasan pendidikan Indonesia," kata Rasus.

      Nur Widodo menambahkan, ke depan program magang ini akan berlanjut tidak hanya di Thailand saja. "Rencananya program ini akan dilakukan di semua negara di ASEAN, termasuk Filipina, Vietnam, Kamboja, Malaysia dan Singapura,” jelasnya. (nay/han)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image