FK UMM Lantik 41 Dokter Muda

Author : Humas | Senin, 18 Januari 2010 10:44 WIB
 
         
          Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (FK UMM), kembali menggelar Pelantikan Dokter Muda Angkatan VIII Periode I Tahun 2009/2010, di Aula FK kampus II UMM, Jum’at (4/12). Sebanyak 41 dokter muda, diambil janji dokter muda dan harus menempuh program profesi selama kurang lebih 2 tahun. Dihadapan PR I, Dekan FK, orang tua dan direktur rumah sakit, mereka berjanji akan terus belajar dan mengemban amanah sebagai dokter muda.


           Ayu Diajeng, 21, dinyatakan sebagai lulusan terbaik dengan IP,K 3.55. Ajeng, sapaan gadis kelahiran 1988 ini, mengaku memilih FK UMM dari kebesaran peryarikatan Muhammadiyah. “Keluarga saya bukan orang muhammadiyah, namun semangat amal usaha yang dikembangkan muhammadiyah di daerah asal saya, Pemalang Jateng, membuat saya memilih Universitas Muhammadiyah Malang. Perhatian Muhammadiyah di dunia pendidikan meyakinkan saya, bahwa FK UMM bukan sebuah pilihan, namun keharusan,”ujarnya.


           Lahir dari pasangan Amy Prasetyono dan Ibu Nunuk Mumpuni Ayu Probowati, Ajeng mengaku telah siap menjadi dokter muda yang biasa disebut koas. Meski belum terjun langsung menjadi dokter, dia mengaku FK UMM telah membekali lulusan dengan berbagai program. “Untungnya, di FK UMM saya terbiasa menjadi relawan di TBMM. Selain itu, kami ditempa mengikuti CSR (Clinical Skill Refreshment) dan ETLS (Emergency Trauma Life Saving) selama satu bulan, yang membuat kami terbiasa dan ada gambaran saat koas,”ujarnya.


           Di TBMM, gadis yang selalu masuk 10 besar IPK tertinggi ini mengaku sangat diuntungkan aktif di TBMM. Pengalaman terjun langsung menjadi relawan, meningkatkan rasa emphaty. Dia mencontohkan, saat menjadi relawan banjir bandang Trenggalek, dia bisa merasakan empathinya terbangun.


           Sementara itu, Dekan FK UMM, Dr Irma mengatakan, CSR dan ETLS merupakan program rutin bagi lulusan FK UMM. Kegiatan dirancang 1 bulan, merupakan simulasi berada di RS. Mulai dari merawat pasien, menghadapi situasi darurat hingga menyelesaikan kasus. Program ini sangat dibutuhkan, agar dokter muda memiliki kepercayaan diri dan mental kuat. Karena nantinya mereka akan menghadapi 12 step, mulai di laboraturium, puskesmas hingga klinik industri.


           Program tersebut rutin dilakukan UMM untuk menjaga kualitas lulusan FK UMM. Sejauh ini, lulusan FK UMM tersebar di seluruh Indonesia. Hampir 85% lulusan FK UMM telah diterima menjadi PNS, dan sisanya mengambil spesialis. (rka)


Download File: Versi doc

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image