Ditjen Pajak Ajak Mahasiswa UMM Sadar Pajak

Author : Administrator | Jum'at, 11 Agustus 2017 09:37 WIB

Berita UMM

Kepala Bagian Umum Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus Nadia Riasari Wisatayanti saat berbicara tentang pentingnya sadar pajak.

BERDASARKAN data penerimaan negara lima tahun terakhir, penerimaan dari perpajakan merupakan bagian terbesar pemasukan negara Indonesia. Dengan demikan, pajak sangat penting bagi kelangsungan kehidupan bernegara. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Umum Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus Nadia Riasari Wisatayanti di hadapan Mahasiswa Progam Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jumat (11/8).

“Dari perspektif ekonomi, sebagaimana telah kita maklumi bahwa pajak dipahami sebagai beralihnya sumber daya dari sektor privat kepada sektor publik. Pemahaman ini memberikan gambaran bahwa adanya pajak menyebabkan dua situasi menjadi berubah,” terangnya di Basement Dome UMM yang bertajuk "Pajak Bertutur" ini.

Pertama, lanjut Nadia, berkurangnya kemampuan individu dalam menguasai sumber daya untuk kepentingan penguasaan barang dan Jasa. Kedua, bertambahnya kemampuan keuangan negara dalam penyediaan barang dan jasa publik yang merupakan kebutuhan masyarakat.

“Dengan demikian, pajak mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan bernegara, khususnya di dalam pelaksanaan pembangunan karena pajak merupakan sumber pendapatan negara untuk membiayai pengeluaran termasuk pengeluaran pembangunan,” ungkapnya.

Selama masyarakat belum sadar pajak, kata Nadia, maka seberapa pun keras usaha yang dikerahkan untuk mengumpulkan pajak maka akan sia-sia saja. Oleh karenanya perlu perubahan perilaku masyarakat dalam membayar pajak.

“Mahasiswa merupakan calon wajib pajak potensial, bahkan sudah cukup banyak mahasiswa yang sudah memenuhi syarat subyektif dan obyektif untuk menjadi wajib pajak. Inklusi kesadaran pajak dalam pendidikan tinggi diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang cinta tanah air dan mewujudkan bela negara dengan turut serta memenuhi kewajiban perpajakannya,” tandasnya.

Di sisi lain, program seminar “Pajak Bertutur” yang serentak diselenggarakan di sejumlah daerah di Indonesia ini bertujuan agar kesadaran perpajakan warga negara nantinya akan meningkat dengan didahuluinya meningkatnya pemahaman perpajakan sejak dini bagi para pelajar (SD, SMP dan SMA) dan mahasiswa. (can/han)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image