Mahasiswa Bekali Penghuni Lapas Penanganan Mandiri Nyeri Pinggang

Author : Administrator | Sabtu, 09 Februari 2019 11:31 WIB
Para instruktur sedang memberikan pembekalan penanganan mandiri nyeri pinggal. (Foto: Istimewa)
LOW BACK PAIN atau nyeri pinggang bisa dialami siapa saja. Utamanya orang yang banyak duduk dan tidak banyak gerak, serta sering mengangkat barang berat. Tak terkecuali para penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Kota Malang.
 
Misalnya di Lapas Perempuan Kelas IIA Sukun, Kota Malang setidaknya memiliki 35 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengalami nyeri pinggang. Sedangkan di Lapas berkapasitas 600an orang ini belum tersedia tenaga ahli fisioterapi.
 
Hal tersebutlah yang mendorong Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui mahasiswa praktikum kelembagaan prodi Kesejahteraan Sosial dan Fisioterapi UMM, Rabu (6/2), membekali para WBP melakukan penanganan mandiri nyeri pinggang. 
 
“Melihat respon positif dari WBP kami berharap program ini dapat berkelanjutan, Kami merekomendasikan agar diadakannya program fisioterapi di klinik Lapas ini. Kalau perlu kita adakan kerjasama,” kata Wofi Toyyibatul Chusna, mahasiswa praktikan. 
 
Usulan inipun disambut baik salah satu WBP, Fenny. “Banyak WBP disini mengeluh sakit pinggang. Sepertinya karena aktivitas yang dilakukan cukup berat seperti mengangkat barang, galon air, dan ditambah dengan faktor usia,” ungkapnya. 
 
“Saya harap program ini dapat berlanjut dalam bentuk kerjasama antara Lapas dengan kampus UMM,” terangnya. Dalam eksekusinya, para praktikan bekerjasama dengan salah satu komunitas kesehatan Sportphysio Prodi Fisioterapi UMM. 
 
Ali Multazam, S.Ft. M.Sc, dosen UMM yang menggawangi Sportphysio UMM menyatakan bahwa agenda tersebut diharapkan membawa dampak positif bagi WBP. Juga, menjadi momen memfamiliarkan profesi fisioterapi kepada masyarakat. 
 
"Sebenarnya fisioterapi dibutuhkan oleh masyarakat. Karena fisioterapi berbicara fungsi dan gerak serta bagaimana menjaga raga agar tetap terjaga," jelas pria yang akrab disapa Azam tersebut. Ia juga berharap agenda ini dapat berkelanjutan. (*/mir/can)
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1