Coaching Clinic FDI, Peluang Mahasiswa Jadi Citizen Reporter

Author : Humas | Senin, 11 Mei 2015 15:22 WIB

CHOACHING CLINIC: Redaktur Citizen Reporter Harian Surya, Tri Hatma Ningsih, saat mengisi choaching clinic pada pelatihan jurnalistik dan literasi yang diadakan oleh UKM Forum Diskusi Ilmiah UMM.

BAGI mahasiswa yang ingin mengisi waktu luang sebagai citizen reporter, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Forum Diskusi Ilmiah (FDI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuka ruang aktualisasi. Melalui kegiatan coaching clinic yang berlangsung Sabtu (9/5), FDI menghadirkan redaktur Citizen Reporter Harian Surya Tri Hatma Ningsih.

      Bertempat di Ruang Multimedia Lantai 1 Masjid AR Fachrudin UMM, kegiatan coaching clinic ini difokuskan pada pelatihan jurnalistik dan literasi bagi mahasiswa yang memiliki minat yang tinggi terhadap dunia kepenulisan. Acara ini diadakan bekerjasama dengan program corporate social responsibillity Harian Surya.

      Berbeda dengan kegiatan jurnalistik umumnya, menurut ketua II FDI UMM Sakinah Nur Rokhmah, materi pada pelatihan ini berbasis bottom-up di mana topik-topik yang diangkat sepenuhnya berasal dari pertanyaan peserta. “Jadi peserta dibiarkan bertanya terlebih dahulu, baru kemudian pemateri menjelaskan tentang cara membuat tulisan yang ideal,” kata Sakinah.

      Agar materi lebih mengena, peserta diharuskan memiliki tulisan yang sudah jadi dan pada saat kegiatan berlangsung tulisan tersebut dibedah dan dibenahi langsung oleh pakarnya. “Karena itu, pesertanya kita batasi, ga banyak-banyak, biar efektif,” ujar Sakinah.

      Sesuai dengan tema yang diangkat, yaitu “Lahirkan Jiwa Kritis Melalui Jurnalis, tujuan dari diselenggarakan acara ini adalah untuk membangkitkan jiwa kritis para generasi muda. Dengan cara ini, kata Sakinah, mahasiwa dapat menyampaikan aspirasinya dengan cara yang tepat. Jurnalistik dinilainya merupakan salah satu cara yang efektif untuk dapat menyampaikan pendapat maupun kritik.

      Meskipun materi lebih banyak berfokus pada citizen reporter, namun pemateri juga tak lupa memberikan wawasan pada peserta berupa tips mengirim tulisan di media. Beberapa materi yang disampaikan di antaranya aturan menulis media, 5W+1H  dan piramida terbalik. Aturan penulisan tersebut sifatnya tidak mengekang, namun lebih ke arah membuat tulisan menarik dibaca, mudah dipahami, dan juga bermanfaat bagi pembaca. (han)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image