Indonesia English Arabic

BKMA Bekali Dosen Muda Paradigma Perguruan Tinggi di Era Revolusi Industri 4.0

Author : Humas | Selasa, 06 November 2018 15:10 WIB

Berita UMM

Wakil Rektor I, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si (Foto: Bella/Humas)
SEBANYAK 51 dosen muda Universitas Muhammadiyah Malang mengikuti pelatihan Peningkatan Keterampilan Teknik Instruksional (PEKERTI). Pelatihan ini diadakan di ruang rapat senat dan berlangsung 6 -7 November 2018. Pelatihan ini sejalan dengan Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi utamanya Pasal 4 bahwa Pendidikan Tinggi memiliki beberapa fungsi. 
 
Salah satunya yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermatabat untuk mencerdaskan bangsa. Untuk mewujudkannya, Badan Kendali Mutu Akademik (BKMA) menyelenggarakan pelatihan bagi dosen muda. Peserta pada pelatihan ini diharapkan dapat menyampaikan pembelajaran masa kini yang mengarah kepada Era Revolusi Industri 4.0. 
 
“Dosen memiliki porsi yang sangat strategis untuk melakukan standarisasi proses pembelajaran. Dengan pelatihan ini, diharapkan dosen dapat mentranformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmunya. Sehingga mahasiswa dapat lulus tepat waktu dengan kualitas yang bagus,” terang Wakil Rektor I UMM, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si dalam sambutan pembukaannya.
 
Ada 9 materi pokok yang disampaikan dalam pelatihan ini, yaitu penguatan kompetisi kinerja dosen, kebijakan pengembangan sumber daya manusia, kebijakan mutu akademik, grand theory pembelajaran, pengembangan bahan ajar, sumber belajar dan media, strategi dan metode pembelajaran, perencanaan pembelajaran dan KPT, rancangan pembelajaran berbasis IT serta evaluasi pembelajaran.
 
Materi ini juga disampaikan oleh fasilitator-fasilitator yang berkompeten dan tidak hanya pada tingkat nasional saja. Di antaranya Prof. Dr. Ir. Noor Harini, M.S., Dr. Hari Windu Asrini, M.Si., Dr. Iin Hindun, M.Kes., Dr. Siti Fatimah Sunaryo, M.Pd., Galih Wasis Wicaksana, S.Kom., M.Cs, dan Dr. Endang Poerwati, M.Pd.
 
“Pembelajaran yang diharapkan setelah ini adalah pembelajaran yang sesuai dengan paradigma perguruan tinggi masa kini, yang tidak lagi hanya berfokus kepada dosen. Di era revolusi industry 4.0 ini, mahasiswa menjadi sentral dalam pembelajaran,” ujar Kepala BKMA UMM, Dr. Muslimin, M.Si. dalam kesempatan yang sama.
 
Peserta tidak hanya dibekali dengan penguatan materi dalam dua hari saja, akan tetapi juga melakukan praktik aktivitas pengajaran di kelas. Praktik ini akan dilaksanakan dalam satu bulan ke depan dengan pengarahan, pengawalan dan pengawasan dari fasilitator BKMA UMM. (bel/can)
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image