BK UMM Angkat Pentingnya Grafologi Bagi Dunia Pendidikan

Author : Humas | Sabtu, 28 Maret 2015 15:59 WIB
BERI ILMU: Graphology Specialist, Muhammad Rulli Renata dalam Talkshow Grapho Parenting dan Workshop Grapho Therapy di UMM Inn, Sabtu (28/3).
 

KARAKTER anak bisa dibaca melalui goresan tulisan tangannya. Hal itu terungkap dalam Talkshow Grapho Parenting dan Workshop Grapho Therapy yang diadakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Malang (BK UMM). Acara yang diselenggarakan di UMM Inn, Sabtu (28/3) ini menghadirkan graphology specialist Muhammad Rulli Renata. Penulis buku Grapho Parenting ini menyebut, melalui grafologi, orangtua dapat mengenal dan membentuk karakter anak dengan baik. 

      Senada dengan itu, Kepala BK UMM Muhammad Shohib SPsi MSi mengatakan, grafologi sebenarnya merupakan ilmu yang sudah lama, namun aplikasinya di Indonesia masih cenderung baru. “Di Indonesia masih sangat jarang yang menggunakan. Kepolisian pun baru menggunakan ini untuk keperluan Psikologi Forensik atau tes kebohongan melalui goresan tulisan tangannya,” ungkap Shohib. 

      Grafologi, tambah Shohib, juga sudah mulai diterapkan di BK UMM. Menurutnya, BK sedang merancang grafologi untuk assessment klien. “Lebih cepat menggunakan grafologi,” katanya. Ilmu ini dinilainya sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan. 

      Seperti halnya Rulli, Shohib mengatakan, karakter anak bisa dibaca melalui grafologi. “Kita bisa melihat kecenderungan anak nanti seperti apa, mengenal karakter anak, sehingga kita bisa mengarahkan anak ke arah yang lebih baik,” tutur Shohib. 

      Animo peserta talkshow dan workshop tidak hanya berasal dari Malang saja, namun juga berasal dari Mojokerto, Gresik, dan Sumenep. “Sebenarnya kuota kita awalnya 50 orang, namun karena dari luar kota terus menelpon minta ikut, akhirnya kita buka saja. Ada sekitar 92 peserta yang teregistrasi sampai pagi ini,” ujarnya. 

      Selain mahasiswa, acara ini juga diikuti oleh guru-guru BK, guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), praktisi, psikolog, dan juga dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Melalui acara ini, Shohib berharap ilmu ini dapat berguna bagi para praktisi, psikolog, dan lainnya. “Ini merupakan langkah awal untuk acara-acara berikutnya mengenai grafologi, karena ini merupakan salah satu metode untuk bisa mengenal karakter seseorang,” pungkasnya. (dil/zul/han) 

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image