BIPA UMM Siapkan 20 Mahasiswa Asing Jadi Duta Budaya Indonesia

Author : Humas | Rabu, 20 Desember 2017 15:39 WIB
Salah satu mahasiswa asing sedang mempresentasikan kebudayaan Indonesia. (Foto : Bani)
Rabu (20/12), Unit Pelaksana Teknis Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (UPT-BIPA) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar kegiatan Dipomasi Budaya & Pariwisata Indonesia. Kegiatan ini merupakan bentuk ujian yang terintegrasi bagi mahasiswa asing yang sedang belajar bahasa dan budaya Indonesia di BIPA UMM.
 
Dihadiri 20 mahasiswa asing penerima beasiswa Darmasiswa  dan beasiswa Konferensi Negara Berkembang (KNB) dari Korea Selatan, Jepang, Kamboja, Vietnam, Thailand, India, Sudan, Palestina dan Jerman acara digelar meriah.
 
Kepala UPT BIPA, Dr. Arif Budi Wurianto, M.Si., menuturkan dirinya cukup terkesan dengan perkembangan para mahasiswa asing yang mengikuti program BIPA tersebut. Pasalnya, hanya dalam waktu tiga bulan para mahasiswa tersebut sudah cukup lancar berbahasa Indonesia. 
 
"Selain diharapkan bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, yang lebih penting adalah mahasiswa asing BIPA diharapkan juga memahami budaya dan pariwisata di Indonesia," ujarnya.
 
Hal ini dikarenakan setelah selesai menempuh studi di BIPA UMM, mahasiswa asing tersebut akan dijadikan Culture Ambassador (Duta Budaya) bagi Indonesia di negara mereka masing-masing.
 
"Hal ini sangat strategis bagi Indonesia, karena lulusan mahasiswa BIPA di UMM nanti juga bisa membantu Kedutaan Besar Indonesia untuk mempromosikan kebudayaan, pariwisata bahkan hingga mengajar bahasa Indonesia di negara asal mereka," sambung Arif.
 
Salah satu mahasiswa BIPA UMM, Jasmine, menuturkan bahwa ia sangat tertarik dengan kegiatan ini. Ia mengaku bisa belajar banyak budaya Indonesia dan berbagai macam pariwisata di Indonesia.
 
"Di sini saya bisa menguji keterampilan  berbicara Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selain itu juga banyak kebudayaan yang saya pelajari selama sehari, mulai dari pakaian tradisional, kebudayaan, hingga makanan tradisionalnya," pungkas mahasiswi asal Vietnam itu. (iel/sil)
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image