Berkesempatan Kembangkan Karier Internasional, Tiga Alumni Keperawatan UMM Berangkat ke Jepang

Author : Humas | Senin, 04 November 2019 10:36 WIB
Suasana Pelepasan Peserta Program Magang di Takasaki, Jepang (Foto: Istimewa)

Alumni Prodi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang dalam waktu dekat akan berangkat ke Jepang. Keberangkatan mereka itu dalam rangka bekerja sebagai perawat profesional (caregiver) di wilayah Takasaki, sebuah kota di Prefektur Gunma selama satu bulan. Mereka yakni Mustika Deni Pradana (alumni S1 Keperawatan) serta Ika Wahyu Purwaningsih dan Ekti Demi Pangastuti (alumni D3 Keperawatan).

Keberangkatan mereka merupakan tindak lanjut kerjasama dengan Yayasan Duta Mandiri Indonesia (DMI). “Kegiatan mereka di Jepang ialah sebagai Caregiver, merawat klien yang mengalami hambatan dalam pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari,” ungkap Chairul Huda Al-Husna selaku Staf Keperawatan UMM. Jika dinilai baik, mereka berkesempatan untuk dikontrak kerja berdurasi lima tahun masa kerja.

Baca juga: Mahasiswa UMM Bikin Proyek Mobil Listrik, Berharap Bisa Diproduksi Masal

Program magang perawat akan belajar mengenai materi keperawatan selama 1 bulan pertama, di Takasaki. Bulan berikutnya langsung kerja seperti biasa di rumah sakit. Setelah selesai, baru masuk rumah sakit di area Gunma. “Sebelum pemberangkatan kita telah dipersiapkan semaksimal mungkin. Di awal, akan diberikan pembelajaran Bahasa Jepang untuk regional masing-masing,” ujar Mustika Deni Pradana.

Dalam uji kemampuan Bahasa Jepang sendiri terdapat beberapa tingkatan. Untuk pemula atau dasar ialah N5 hingga tahap yang paling tinggi yakni N1. Sehingga bagi peserta yang telah lulus bisa karantina di Tulungagung, “Setelah itu pesertanya akan dikirim untuk mensetsu atau diwawancarai langsung oleh orang Jepang,” lanjut Deni saat ditemui di Kampus II UMM Jalan Bendungan Sutami, Rabu (30/10) siang.

Baca juga: 7 Atlet Taekwondo UMM Raih Medali di Kejuaraan Internasional

“Adapun persiapan dari pihak Yayasan Duta Mandiri Indonesia ialah mewajibkan kita untuk bisa minimal meraih sertifikat N3 agar mempermudah komunikasi saat di Jepang nantinya. Karena semakin tinggi tingkat penguasaan bahasa, bisa mempermudah kita saat bekerja nanti yang akan melibatkan banyak komunikasi sehingga tidak gagap di negeri orang saat di Jepang nantinya,” tandas Deni jelang keberangkatan. (riz/can)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image