BAPENAS Gandeng UMM Kembangkan PLTMH

Author : Humas | Selasa, 10 Februari 2015 17:23 WIB

BEKERJASAMA dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melakukan sosialisasi Hibah Pengetahuan Hijau bagi Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Universitas se-Jawa Timur, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Koperasi, Usaha Kecil Menengah, serta organisasi masyarakat sipil lainya. Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Fakultas Teknik UMM, Senin (9/2).

      Staf Bappenas Arief Setiadi mengatakan, hibah dapat diusulkan oleh elemen masyarakat sipil yang memiliki proyek pengembangan kualitas angkatan kerja berwawasan lingkungan. Di antaranya yaitu mempromosikan lapangan kerja hijau, baik dalam bidang agrikultur, industri, pariwisata, maupun energi.

      Terkait kerjasama dengan UMM, jelas Arief, hal itu lantaran keunggulan kampus ini dalam pengembangan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). PLTMH UMM diyakini Arief bisa menjadi percontohan dalam mempercepat pengembangan fasilitas pembangkit listrik bertenaga energi terbarukan yang dimiliki, dikelola, dipelihara dan dijalankan oleh masyarakat di wilayah-wilayah tertentu.

      Lebih lanjut Arief memaparkan, hibah ini merupakan bagian dari program Millenium Challenge Account (MCA)-Indonesia bekerjasama dengan Millennium Challenge Corporation (MCC) Amerika yang memuat perjanjian tentang pengentasan kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi.

      Terkait hibah, Achmad Adhitya dari MCA-Indonesia menerangkan, MCA-Indonesia akan melakukan penyaringan terhadap semua expression of interest (EOI) atau surat pernyataan minat yang diusulkan. Semua EOI yang memenuhi persyaratan akan diundang oleh untuk persiapan pengajuan proposal proyek yang lebih rinci.

      Di lain pihak, Dekan Fakultas Teknik UMM Ir. Sudarman, MT berharap, dengan diajak kerjasamanya UMM dalam program hibah ini dapat merangkul lembaga-lembaga masyarakat lainya dalam mewujudkan energi terbarukan. Diperkirakan, program ini dapat berkembang di 13 provinsi yang menjadi lokasi proyek hibah pembuatan PLTMH. (ger/han)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image