Atasi Trauma Korban Banjir dan Longsor, Psikologi UMM Kirim Relawan ke Pacitan

Author : Administrator | Senin, 11 Desember 2017 16:09 WIB

Berita UMM

 

Mahasiswa relawan berswafoto dengan anak-anak korban bencana banjir dan tanah longsor di Pacitan, Jawa Timur

Bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang Pacitan, Jawa Timur pada akhir November lalu menjadi perhatian masyarakat Indonesia khususnya provinsi Jawa Timur termasuk Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Hal ini terbukti dengan dikirimnya dua tim relawan yang tergabung dalam Pusat Konseling Trauma (PKT) Fakultas Psikologi UMM pada Selasa (5/12) dan Kamis (7/12) bekerjasama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Himpunan Psikologi (HimPsi) Malang.

Rektor UMM, Fauzan menyampaikan langkah ini menjadi bukti nyata pengabdian UMM untuk Indonesia. Ia juga berharap, program ini menjadi uswah atau contoh kepedulian terhadap masyarakat.

“Yang dilakukan kawan-kawan MDMC itu sejalan dengan misi yang diemban UMM, yakni Dari Muhammadiyah Untuk Bangsa”, tegas Fauzan.

Secara rinci, Dekan Fakultas Psikologi UMM, Muhammad Salis Yuniardi menjelaskan bahwa tujuan dari PKT Fakultas Psikologi UMM adalah untuk menangani kasus psikososial yang ditimbulkan oleh bencana atau konflik.

 “PTK Psikologi UMM sendiri sudah berdiri sejak 2001 dan sudah menangani berbagai macam kasus – kasus psikososial seperti tragedi DOM Aceh, Tsunami Aceh, Gempa Padang, Gempa Jogja, Kerusuhan Jember hingga terakhir saat ini adalah Banjir dan Longsor Pacitan”, jelas Salis.

Tim yang dikirim, lanjut Salis, adalah alumni dan mahasiswa Fakultas Psikologi, serta dibawah supervisi dosen. Tim 1 yang diberangkatkan, bertugas melakukan asesmen serta identifikasi keperluan untuk penanganan kasus psikososial yang terjadi.

Sementara Tim 2 akan membawa perlengkapan dan menangani secara langsung kasus yang terjadi dari data yang diberikan Tim 1.

 “Untuk menangani kasus psikososial karena bencana maksimal 10 hari. Namun jika tanggap bencana diperpanjang, setelah 10 hari tersebut tim yang bertugas akan digantikan dengan tim baru, dan kami sudah siap dengan Tim 3 jika memang diperlukan”, sambungnya.

Salis juga menambahkan bahwa trauma psikologis dalam bencana pasti terjadi dan membutuhkan penanganan yang komprehensif. Ia juga berharap semoga kontribusi yang dilakukan oleh PKT Fakultas Psikologi UMM menjadi manfaat bagi korban bencana.

“Kami juga berharap, ini bisa menumbuhkan jiwa kerelawanan pada mahasiswa dan alumni Psikologi UMM serta meningkatkan kompetensi mereka saat menghadapi realita di masyarakat”, pungkas Salis. (iel/sil)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image