Gelar Workshop Kehumasan, Fakultas dan Prodi di UMM Dilatih Kuasai Arena Digital

Author : Administrator | Senin, 20 November 2017 16:43 WIB

Berita UMM

“Semua orang bisa menjadi Humas, tak terkecuali mereka yang tidak memiliki background keilmuan komunikasi sekalipun,” ujar Rina Wahyu Setyaningrum, Kepala Humas UMM, saat membuka acara Pelatihan Kehumasan dan Pengelolaan Website Fakultas dan Program Studi yang digelar Senin (20/11) di Ruang Sidang Senat UMM.

Pada kesempatan ini, Rina menekankan pentingnya mengelola website agar diminati masyarakat. Baginya, selain tampilan harus kekinian, kunci untuk menguasai arena digital adalah kemampuan bercerita agar memikat banyak orang untuk membaca dan menelusuri lebih lanjut. Cerita yang menarik itu harus termuat dalam setiap konten publikasi universitas, fakultas, maupun prodi di UMM.

Humas UMM juga memberi kesempatan untuk seluruh pengelola website fakultas dan prodi untuk belajar mengelola website prodi dan fakultas agar lebih profesional. “Pengelola website prodi dan fakultas kami anggap sebagai Humas di level prodi dan fakultas. Oleh karena itu kami perlu berkolaborasi, belajar bersama agar bisa mengelola university branding dengan sebaik-baiknya,”imbuh Rina.

Sekitar 38 orang pengelola website prodi dan fakultas menghadiri pelatihan yang digelar setengah hari ini. Mereka tampak antusias mengikuti pelatihan tersebut. Apalagi saat peserta pelatihan diminta untuk mencoba menulis berita singkat terkait acara pelatihan.Beberapa peserta yang notabene tidak memiliki background sebagai penulis terlihat agak kesulitan menyusun beritanya.

Namun, Subhan Setowara, salah satu pembicara pelatihan yang memberikan materi “Cara Menulis Berita”, dengan telaten memberikan arahan pada peserta. Ia meminta peserta untuk mengumpulkan data terkait kegiatan terlebih dahulu. Dimulai dari menulis nama acara, penyelenggara, tanggal dan tempat kegiatan. Selanjutnya, setelah mengumpulan data awal tersebut, baru kemudian mencari hal-hal yang menarik dari kegiatan ini. Hal-hal yang menarik ini diharapkan mampu menstimulasi agar orang lain tertarik untuk membaca tulisan kita.

Haryo Prasodjo, dosen Hubungan Internasional UMM yang menjadi pengelola website prodi HI mengaku awalnya sempat kesulitan memulai membuat tulisan, namun setelah mencoba untuk mencari data-data penting yang menarik, ia berhasil menyelesaikan beritanya dengan baik.

Selain belajar menulis berita untuk website, para peserta juga belajar bagaimana mengelola layout atau desain tata letak website. Rata-rata permasalahan yang dihadapi pengelola website adalah kesulitan dalam menata template dan desain tata letak tulisan.

“Kalau untuk masalah konten, di website prodi kami tidak ada masalah. Namun dari sisi pengelolaan tata letak dan teknis mengatur template yang sulit karena keterbatasan keahlian pengelola. Saya rasa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi saya sebagai pengelola website prodi Ikom. Saya berharap pelatihan seperti ini bisa diadakan secara kontinyu,” harap Winda Hardyanti,pengelola website Prodi Ilmu Komunikasi UMM. (wnd/rob/han)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image