AIESEC UMM Gandeng Sekolah dan UKM Malang Raya Go International

Author : Humas | Kamis, 01 Februari 2018 14:30 WIB
Larapbharik Shangrit salah satu exchange participants asal India sedang menyampaikan pidato tentang Pendidikan.

Sebagai bentuk dukungan dan aksi nyata AIESEC Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)  terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) yang digaungkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 2015, sebanyak tujuh mahasiswa asing asal China, India, dan Bangladesh hadir dalam Exchange Participants Welcoming Gathering yang dilaksanan oleh AIESEC UMM di Aula BAU UMM, Kamis (1/2).

Seluruh mahasiswa asing tersebut akan melaksanakan projek sosial yang dibuat oleh AIESEC UMM, yakni Dream School Project dan E-Volution Project.

"Dua projek ini kolaborasi, jadi kita waktu nyusun projek ini gak mau hanya memberi pengalaman ngajar ke exchange participants-nya tapi juga pengalaman lain dalam membangun usaha masyarakat lokal," ungkap Vice President AIESEC UMM Dian Kresnawan.

Ditambahkan oleh Dian, Dream School Project merupakan projek sosial yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru dan siswa di daerah pinggiran Malang Raya terhadap kemajuan pendidikan era modern dan sekaligus mendukung SDGs poin ke empat.

“Kalau untuk Dream School Project tujuannya meningkatkan pengetahuan berinovasi dan berkereasi dengan kurikulum yang ada kepada guru,” jelas mahasiswa Dian.

Sementara itu, E-Volution Project juga merupakan projek sosial yang fokus untuk membantu pelaku  Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam membangun daya saing dan inovasi baru pada produk UKM yang mereka produksi.

Dua project besar AIESEC UMM ini bekerjasama dengan beberapa pihak diantaranya SD Tlogomas 2, SD Cemorokandang, SMP Cemorokandang, MI Al-Huda, MTS Al-Huda, serta Paguyuban UKM Amazing Malang Raya.

Diakhir, Dream School Project akan menghasilkan buku panduan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah partner project AISEC. Sementara untuk E-Volution, mahasiswa asing ini dapat memmbantu pelaku UKM membuat skema produksi yang menghasilkan banyak profit serta meningkatkan kualitas produk hasil UKM.

“Short goalsnya itu untuk Dream School, sekolah punya satu dua hal lain yang dikembangkan dari kurikulum yang sudah ada di sekolah tersebut. Terus untuk E-Volution adalah bisa berkembangnya UKM itun,” pungkas mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UMM ini.

Dua project ini direncanakan akan berlangsung selama enam minggu. Selain menerima mahasiswa asing dari beberapa negara, AIESEC UMM melalui program exchange students juga memberangkatkan 20 mahasiswa Indonesia ke beberapa negera diantaranya Turkey, Ukraine, Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Srilanka. (nis/sil)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image