Adakan Kompetisi Public Speaking, Dijuri Langsung Jurnalis Profesional Kompas TV

Author : Humas | Jum'at, 21 Desember 2018 09:55 WIB
Salah seorang finalis Speech Competition sedang menunjukkan kepiawaiannya dalam berpidato. (Foto: Ariel/Humas)
DALAM DUNIA KERJA, kemampuan public speaking atau berbicara di depan umum sudah menjadi seperti kebutuhan primer. Hampir di setiap bidang kerja, sangat memerlukan kompetensi satu ini. 
 
Menyadari hal itu, Program Studi D-III Keuangan dan Perbankan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Public speaking Competition for D-III Finance and Banking di  Aula GKB IV UMM, Kamis (20/12).
 
Kepala Laboratorium Bank Syariah Prodi D-III Keuangan dan Perbankan, Eris Tri Kurniawati, S.E., M.M., Ak. menyatakan, program studi vokasi D-III Keuangan dan Perbankan 70% mata kuliahnya merupakan matakuliah praktek. 
 
“Keterampilan Public speaking merupakan salah satu penunjang yang sangat penting dari seluruh matakuliah praktek itu. Karena pada level profesional, lulusan D-III keuangan dan perbankan akan dituntut memiliki kecakapan ini,” terang Eris.
 
Kategori yang dikompetisikan yakni Speech Competition, Presenter, Master of Ceremony dan Moderator. Keempat kategori tersebut juga dibagi kembali menjadi kategori Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.
 
Salah satu juri kompetisi, yang juga merupakan Video Jurnalis dan Reporter Kompas TV, Shinta Maulidya, mengaku terkejut dengan kualitas dari seluruh peserta di setiap kategori lomba. 
 
“Untuk menguasai Public speaking memang memerlukan waktu dan latihan yang cukup intensif. Terlebih lagi, untuk mahasiswa yang tidak memiliki dasar keilmuan Jurnalistik maupun Ilmu Komunikasi, akan lebih memakan waktu,” kata Shinta. 
 
Public speaking, sambung Shinta, tidak hanya identik dengan mahasiswa Jurnalistik dan Ilmu Komunikasi saja. Karena memang faktanya di lapangan, kemampuan Public speaking sangatlah penting.
 
Salah satu peserta, Lila Denayu Yustian, merasa sangat senang dengan adanya kompetisi Public speaking sebagai rangkaian akhir mata kuliah ini. Menurutnya, ini bisa menjadi salah satu motivasi bagi mahasiswa untuk lebih kompetitif. 
 
“Kemampuan public speaking yang saya peroleh di bangku perkuliahan juga harus diimbangi dengan praktek agar lebih berdampak besar kepada kemampuan public speaking saya,” jelasnya. (iel/can)
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image