30 Tahun KKN UMM, Jangkau 186 Desa di Jawa Timur

Author : Humas | Selasa, 18 Juli 2017 11:16 WIB

MEMASUKI tahun ke-30 program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa dijadwalkan hadir di UMM untuk melepas keberangkatan 5.161 mahasiswa ke 186 desa KKN, Rabu (19/7).

Direktur DPPM UMM, Prof Dr Sujono MKes menyatakan KKN UMM dimulai sejak tahun 1987. Program multidisipliner yang menggabungkan mahasiswa dari berbagai bidang ilmu ini menjadi bentuk tanggung jawab UMM sebagai perguruan tinggi untuk berkiprah memajukan masyarakat, khususnya masyarakat desa.

Selain KKN reguler yang diadakan dua kali dalam setahun, DPPM UMM juga bekerja sama dengan berbagai instansi untuk penyelenggaraan KKN tematik. Misalnya dengan Kementerian Sosial untuk program pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) dan kelompok usaha bersama (kube), Kemendikbud untuk program berantas buta aksara, Dikti untuk program KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM), dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).

Selain itu, UMM juga berpartisipasi dalam KKN Nasional dan KKN Muhammadiyah. Tahun lalu, mahasiswa mengirimkan mahasiswa untuk program KKN Nasional di Gorontalo. Sedangkan, tahun 2017 UMM akan mengirimkan mahasiswa untuk mengikuti KKN Muhammadiyah di Palembang.

Saat ini, UMM menjadi kampus dengan jangkauan daerah KKN terluas se-Jawa Timur, yakni 186 desa di 18 kabupaten. Sujono berharap, melewati usia perak ini, DPPM UMM akan terus mengembangkan desa jangkauannya untuk mengembangkan masyarakat di pedesaan. “Banyak kampus yang menghapus program KKN, tapi UMM harus terus melaksanakannya. Ini aksi nyata dari slogan ‘Dari Muhammadiyah untuk Bangsa’. Potensi dan manfaat KKN sangat banyak bagi pengembangan masyarakat,” ujar Sujono.

Selain pelepasan mahasiswa KKN, DPPM UMM juga akan meluncurkan buku ‘Membangun Negeri Melalui Kuliah Kerja Nyata’. Buku ini bermuatan tentang segala hal mengenai KKN, seperti profil desa binaan, program kerja, berbagai basis pelaksanaan KKN seperti sosial, budaya, agama, pendidikan, ekonomi, kewirausahaan, kesehatan, dan lingkungan, serta catatan sukses perjalanan KKN.  (ich/han)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image