Indonesia English Arabic

Lewat One Person One Thousand, Lulusan Terbaik FAI UMM Ini Beri Bantuan ke Sejumlah Daerah di Indonesia

Author : Humas | Sabtu, 16 Juni 2018 19:12 WIB

Berita UMM

Jundi (batik tengah) dkk. bersama kaum duafa  
 
Bagi Jundi, menjadi lulusan terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,83 tidak bermakna apa-apa jika tidak bernilai kebermanfaatan bagi orang sekitarnya. 
 
Bekal beasiswa Program Pendidikan Ulama Tarjih (PPUT) yang diterimanya untuk menuntut ilmu di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) benar-benar dimanfaatkannya dengan baik. 
 
Penghayatannya pada ilmu pengetahuan selama di rantau, diaplikasikan putra asli Nusa Tenggara Barat (NTB) ini dalam bentuk pengabdiannya kepada masyarakat melalui komunitas yang ia dirikan bersama kawan-kawan kuliahnya. Ia namakan komunitas itu Komunitas Peduli Indonesia atau disingkat KOPI, komunitas beranggotakan anak muda Indonesia yang fokus pada kegiatan sosial dan pendidikan. 
 
Salah satu programnya One Person One Thousand, yakni sumbangan para anggota atau partisipan melalui medium celengan yang diisi setiap harinya uang senilai Rp 1000,- saja. Uang yang terkumpul tiap bulannya lantas disalurkan untuk beragam hal. 
 
”Beberapa di antaranya Rumah Baca Lentera di Lamongan, mengirim buku ke Nusa Tenggara Timur, mendonasikan buku ke anak didik KOPI di Ngawi, membelikan hewan qurban di Malang, berbagi makanan untuk para pengemis dan anak jalanan, membantu berobat orang tua kurang mampu, biaya relawan mengajar ke desa-desa pelosok setiap hari Minggu, serta dijadikan modal untuk mendirikan Rumah Baca KOPI,” sebut Jundi. 
 
Jundi bangga kenalkan hasil pertanian organik di Sembalun, Lombok Timur.
 
Sekembalinya Jundi yang baru saja diwisuda pada Mei lalu, kembali ke kampung halamannya dan bertekad untuk tetap melanjutkan perjuangan komunitas yang matian-matian ia perjuangkan itu. Termasuk diantaranya yang tengah Ia jalankan di daerah asalnya Sembalun, Lombok Timur dengan menggarap pertanian organik. (Humas)
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image