Indonesia | English | Arabic
Jumat, 01 Agustus 2014
Anda di : UMM >> Berita >> Berita Persyarikatan Muhammadiyah

Berita Persyarikatan Muhammadiyah

GEBYAR MILAD 1 ABAD PDM KABUPATEN TASIKMALAYA

Senin, 26 November 2012 | 09:16:55 WIB | Dibaca: 926

facebook umm twitter umm delicious umm digg umm icon print preview 2023  icon pdf 2023  doc 2023 Berita Persyarikatan icon ps 2023

MUHAMMADIYAH NGABUMI DI TATAR SUNDA

Tasikmalaya. Dalam rangka gebyar milad Muhammadiyah di PDM Kabupaten Tasikmalaya, SMA Muhammadiyah Singaparna mengadakan acara “Muhammadiyah Sapoe Di Tatar Sunda” (Muhammadiyah Sehari di tanah Sunda) dengan mengambil tema Muhammadiyah Membumi di Tatar Sunda. Acara ini bertujuan selain untuk melestarikan budaya Sunda yang hampir dilupakan oleh para siswa, juga untuk membuktikan bahwa Muhammadiyah tumbuh subur di tanah sunda. Insya Allah dengan adanya acara ini budaya-budaya asing yang memaksanakan diri untuk ikut  membumi di Tatar Sunda relative bisa dibentengi.

Drs. Dadan Ahmad Sofyan, M.Pd. selaku Kepala  Sekolah sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Hal ini dikarenakan yang menjadi pemrakarsanya selain para guru, juga melibatkan para kader IPM. Diharapkan  dengan acara tersebut  bisa menjadi dakwah kultural yang merupakan alternatif penyampaian syiar Islam di kalangan remaja.

Pada kegiatan tersebut, nuansa kesundaannya betul-betul dikondisikan, bukan saja tempat, akan tetapi para siswa dan guru-gurunyapun  dituntut untuk berkomunikasi dengan bahasa Sunda, berbusana sunda,  santun dan ramah seperti dalam menjajakan hasil karya mereka berupa kerajinan, makanan, dan kreasi-kreasi lainnya dalam saung yang bernuansa sunda. Acara tersebut diramaikan pula dengan lomba-lomba yang bernuansa kesundaan atau lomba “Kaulinan (permainan) urang lembur “ seperti lomba galah, gatrik, kasti, baren, enggrang, congkak, bekles dan pidato bahasa sunda.

Wartawan media cetak dan elektronik, Alhamdulillah   ikut juga meliput kegiatan tersebut. Semoga dengan diselenggarakannya  kegiatan serupa ini,   mampu menginspirasi para remaja dalam berkarya dan bisa menambah rasa bangga terhadap kebudayaan sunda yang merupakan unsur dari budaya nasional, dan membuktikan bahwa  Muhammadiyah sama sekali tidak betentangan dengan budaya sunda dan akan tumbuh subur di Tanah Sunda.       Insya Allah.




Terkomentari

    Agenda