Indonesia | English | Arabic
Rabu, 22 Oktober 2014
Anda di : UMM >> Berita >> Berita Persyarikatan Muhammadiyah

Berita Persyarikatan Muhammadiyah

JALAN SANTAI MILAD MUHAMMADIYAH KE - 103 PDM SRAGEN

Senin, 05 November 2012 | 10:41:09 WIB | Dibaca: 1053

facebook umm twitter umm delicious umm digg umm icon print preview 1934  icon pdf 1934  doc 1934 Berita Persyarikatan icon ps 1934

Sragen, Ahad, 4 November 2012 lebih dari 6.000 warga Muhammadiyah dan masyarakat sragen mengikuti Jalan Sehat Milad Muhammadiyah ke – 103.  Start dan Finish di Alun – alun Langen Putro Sragen ini, para peserta menempuh jarak + 4 km.  Kegiatan ini merupakan rangkaian Milad Muhammadiyah ke – 103 tahun 2012.  Pada saat yang sama warga Muhammadiyah di daerah eks kawedanan Gemolong juga melaksanakan Jalan Sehat yang dipusatkan di Kecamatan Gemolong.

Jalan sehat 2012 dilepas oleh Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman didampingi oleh Wakil Bupati, Dandim Sragen, Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sragen dan sebagainya.  Saat member sambutan pelepasan peserta Jalan Sehat, Bupati Sragen mengingatkan bahwa konsep KH. Ahmad Dahlan tentang pembelaan terhadap kaum dhuafa’ berusaha diterapkan oleh Pemerintah Kab. Sragen. Beliau mencontohkan tentang Pelayanan Rumah Sakit kelas III diperuntukan kepada warga miskin di Sragen dan gratis. Juga program beasiswa gratis kuliah di perguruan tinggi negeri pulau Jawa bagi warga miskin Sragen.

Dalam kesempatan Jalan Sehat 2012, panitia menyediakan bermacam – macam doorprice, diantaranya adalah Sepeda Gunung, Kulkas, TV dan puluhan hadiah hiburan, sementara hadiah utama berupa sepeda motor Revo Fit yang merupakan bantuan dari Bupati Sragen.  Hadiah utama di raih pelajar SMK Muhammadiyah 1 Sragen kelas XII bernama Ratna Widyastuti putra pasangan Bapak Wiyono dan Ibu Sadiyem yang beralamat di Sidomulyo RT 52/15 Sragen Wetan, Sragen.

Saat ditemui oleh panitia dirumahnya pada waktu menyerahkan hadiah, Bapak Wiyono sehari – hari yang bekerja srabutan ini merasa bahagia sekali saat putranya mendapatkan hadiah utama ini.  Sehari – hari orangtua ini bekerja sebagai kuli bangunan dan sang ibu sebagai buruh cuci. Sementara Ratna Widyastuti setiap harinya ke sekolah naik sepeda ontel, dan termasuk anak yang rajin dan baik.




Berita Terkini

Terkomentari

    Agenda

    Pengumuman