Indonesia | English | Arabic
Sabtu, 29 November 2014
Anda di : UMM >> Berita >> Berita Persyarikatan Muhammadiyah

Berita Persyarikatan Muhammadiyah

Rosihan: "Pengurangan Dana Bansos Bukan Kebijakan Populer Gubernur"

Selasa, 14 Agustus 2012 | 13:46:35 WIB | Dibaca: 1221

facebook umm twitter umm delicious umm digg umm icon print preview 1645  icon pdf 1645  doc 1645 Berita Persyarikatan icon ps 1645

Semarang - Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Drs. H. Rosihan, SH, M. Ag, menyatakan bahwa pengurangan dana bantuan sosial (bansos) bukan merupakan kebijakan populer dari Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo.
Hal tersebut disampaikan dalam acara Sarasehan dan Buka Bersama yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah di Hotel Semesta Semarang, Minggu (12/8).
Menurut Rosihan, warga Muhammadiyah juga merasa terbantu dengan dana tersebut, meski sumber dana lain juga banyak dari donatur. "Kami mengandalkan donatur dari warga dalam melakukan program keumatan seperti sarana pendidikan ataupun rumah sakit. Misalkan dari infaq dan shodaqoh," jelasnya.
Dalam acara sarasehan tersebut terungkap bahwa tiga tahun terakhir alokasi dana bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selalu menurun. Tahun 2009 anggaran untuk bansos tercatat Rp 424,096 miliar, namun tahun 2010 turun menjadi Rp 366,8 miliar kemudian turun lagi pada tahun 2011 menjadi Rp 269 miliar. Pada APBD 2012, dana bansos malah hanya menjadi Rp 107,264 miliar. (Fakhrudin/suaramerdeka.com)




Terkomentari

    Agenda