Dewasa ini, kebutuhan bahan pustaka yang semakin meningkat membuat para pengembang teknologi memikirkan berbagai cara untuk menciptakan teknologi yang dapat mempermudah konsumen bahan pustaka mendapatkan apa yang mereka ingin baca dengan mudah. Seiring dengan majunya ilmu pengetahuan dan teknologi, terciptalah apa yang sekarang dinamakan Digital Library atau perpustakaan digital. Perpustakaan digital merupakan suatu sistem yang mengolah dan menyimpan data-data perpustakaan yang berupa koleksi-koleksi dan catalog dalam bentuk digital.
Oleh bapak Mahar Faiqurrahman., S.Kom, salah seorang dosen muda dari jurusan Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang konsep ini dijadikan sebuah ide awal untuk membangun sebuah system bernama Collaborative Digital Libraries. Sistem ini menerapkan konsep beberapa system digital library yang terintegrasi menjadi satu buah sistem, yang akan memberikan informasi berupa data koleksi dan catalog yang ada di berbagai system digital library tersebut, kepada pengguna.
Lokasi dari digital library tersebut secara fisik terpisah dan terdistribusi di berbagai tempat, yang secara independen dapat berdiri sendiri sebagai sebuah sistem. Di dalam penelitian ini dikembangkan suatu prototype untuk perangkat lunak Collaborative Digital Libraries.
Sistem Collaborative Digital Libraries dikembangkan berdasarkan arsitektur sistem terdistribusi, yang dibangun dari beberapa sub sistem yang berbeda-beda baik dalam segi resource maupun data yang dimiliki, tersebar di berbagai lokasi yang berbeda, dan terhubung dalam suatu jaringan komputer. Dengan adanya suatu sistem terdistribusi, maka proses untuk mendapatkan data dapat dilakukan secara cepat. Hal ini dimungkinkan karena di dalam suatu sistem terdistribusi, proses suatu sistem secara keseluruhan akan dibagi menjadi beberapa proses yang secara spesifik ditangani oleh beberapa sub sistem yang ada, sehingga proses pengolahan data dapat dilakukan secara optimal. Selain itu, sistem ini mampu menangani proses-proses yang tidak bisa ditangani oleh sebuah sistem saja.
Secara khusus, terdapat suatu framework (kumpulan library-library dalam bahasa pemrograman tertentu), yang digunakan untuk membangun suatu sistem terdistribusi. Salah satunya adalah Multi Agent Framework. Dengan framework ini dapat dibangun suatu system Collaborative Digital Libraries, yang melibatkan lebih dari dua buah sistem digital library yang terintegrasi menjadi satu buah sistem. Keunggulan lainnya ialah, framework ini menyediakan library-library dasar untuk pembuatan suatu sistem yang memiliki kecerdasan (Artificial intelligent).
Dari prototype yang telah dibangun ini, diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mekanisme pertukaran data antar sistem bagi suatu model collaborative system. <f4lcon>