PMM UMM Bagikan Bibit Sawi Bantu Tingkatkan Kualitas Pangan saat Pandemi

Author : Administrator | Senin, 02 November 2020 12:23 WIB | Times Indonesia - Times Indonesia

TIMESINDONESIA, MALANG – Kelompok Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) 2 Gelombang 5 UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) dilaksanakan di Keluarahan Mertojoyo, Kecamata Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (6/9/2020).

Kelompok tersebut fiketuai oleh Safrina CItra dan yang beranggotakan R Mohamad Javier, Fladinish Shinta, Dessy Aurellia, dan Fadhil Ihsan. Mereka melaksanakan bakti sosial dengan membagikan 50 Paket bibit sawi beserta polybag dan pupuk organiknya. Sasaran kegiatan Peduli Dampak Covid-19 antara lain warga kelurahan Mertojoyo dan sekitarnya untuk meningkatkan kualitas pangan dimasa pandemi ini. 

 

Ketua PMM 2 Gelombang 5 UMM, mengungkapkan bakti sosial bertujuan untuk membantu meringankan beban sebagian masyarakat Kota Malang utamanya daerah Mertojoyo yang terdampak pandemi Covid 19.  

Menurutnya bantuan paket bahan pangan yang terdiri dari bibit sawi beserta pupuk dan polybagnya, sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di masa sulit ini.  “Alhamdulillah kami masih bisa berkontribusi membantu masyarakat lain yang lebih membutuhkan dari hasil produksi  sayuran paguyuban kami sendiri, sekaligus mengasah kepedulian kami terhadap sesama,” katanya.

Sedangkan Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM) Kel Mertojoyo yang juga saat ini aktif dalam cocok tanam, sangat senang dengan kegiatan pembagian sawi ini karena bermanfaat untuk kualitas pangan mereka.

Ketua RW setempat (Jl Mertojoyo barat 17) Baroni dan Ketua RT Zainul mengapresiasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial hasil sinergi Paguyuban PMM 2 Gelombang 5 UMM beserta DPPM UMM. Menurutnya kegiatan dimasa pandemi ini masih cukup jarang yang kaitannya pangan.

Baroni menegaskan di era pandemi Covid 19, peran serta elemen masyarakat di sektor pertanian seperti PMM 2 sangat vital dalam memproduksi bahan pangan. Selain terus berproduksi, mereka juga perlu bahu membahu untuk memupuk rasa peduli terhadap sesama, saling menguatkan. Pandemi Covid-19, bukan hanya mengancam keselamatan jiwa masyarakat, namun juga mengancam ketahanan pangan masyarakat.

Penghasilan masyarakat yang  bekerja di sektor informal tidak hanya turun namun besar peluang tidak memiliki penghasilan sama sekali. “Tingkatkan terus produksi pangan melalui cocok tanam dan jangan lupa peduli terhadap sesama,” pesannya.

Di akhir kesempatan Baroni menggarisbawahi bahwa sektor pertanian dan pangan tidak boleh berhenti berproduksi. Sektor pertanian diharapkan menjadi leading sector disaat sektor lainnya lumpuh akibat pandemi virus Corona.

Peran masyarakat dan kepedulian sekitar sangat strategis dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat utamanya mendukung pemenuhan bahan kebutuhan pokok masyarakat. “Oleh karena itu, Pemerintah hendaknya merespon dengan baik untuk memastikan para petani terus memproduksi bahan pangan," jelasnya. (*)

Sumber: https://www.timesindonesia.co.id/read/news/306909/pmm-umm-bagikan-bibit-sawi-bantu-tingkatkan-kualitas-pangan-saat-pandemi
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image


Shared:

Arsip Berita

Berita Terpopuler