Direktur BUMDes di Kota Batu ini Ternyata Penghobi Motor Modifikasi

Author : Administrator | Jum'at, 09 Oktober 2020 11:18 WIB | Times Indonesia - Times Indonesia

 

ONESIA, BATU – Begitu menjejakkan kaki di dalam halaman rumah laki-laki ini, suasana otomotif langsung terasa. Bukan hanya karena sebuah motor modifikasi terparkir rapi di halaman rumah, namun juga ada beberapa pretelan onderdil kendaraan bermotor diletakkan rapi ditempat ini.

Suasana otomotif semakin terasa saat masuk ke ruangan tamu. Di ruangan yang cukup luas ini, terdapat sebuah meja unik. Dikatakan unik karena penyanggah meja terbuat dari bodi dan mesin motor gede.

Sementara di samping ruangan, di ruangan makan terdapat sebuah mini bar bernuansa otomotif.

Di tempat ini terparkir rapi motor Honda C70 classic. Ditambah deretan piala dari berbagai kejuaraan otomotif yang terpasang rapi di almari hingga menambah nuansa otomotif begitu kental.

Siapa sangka, rumah penuh dengan aksesoris otomotif ini adalah rumah seorang Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Pemilik rumah ini adalah Anditya Fitrawan, laki-laki kelahiran 2 Juni tahun 1986. Ia memang dikenal seorang modifikator selain juga seorang Direktur BUMDES Rejeki Barokah, Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji.

Keseharian laki-laki ini bekerja sebagai Aparat Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan, Pemerintah Kota Batu. Hobi otak atik motor ini mulai ditekuni suami Dewi Qomariyah dan ayah dari Al Hafizh Daniswara ini mulai dilakukannya sejak di Kota Batu booming motor ceper.

Ia mengawalinya dari mengotak atik motornya menjadi ceper dan mengikuti beragam even modifikasi motor, hingga akhirnya ia memenangkan beberapa even dan ditawari menjadi juri, hingga akhirnya tiga tahun selanjutnya ia dipercaya menjadi juri otomotif tingkat nasional.

 

Dari hobi ini pula, membuat Adit, panggilan akrab alumni Akutansi, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini menghantarkannya menjadi wartawan pada media otomotif Oto Trend mulai tahun 2009 hingga tahun 2011.

Di dunia modifikasi nama Adit cukup dikenal karena ia pernah meraih Juara 1 Nasional Jarum Black hingga berbagai even lainnya. Belum puas memodifikasi motor, ia pun mulai merambah mengotak atik onderdil mesin untuk dijadikan mebel.

“Meja ini saya buat dari motor rusak, kerangka motor yang saya gunakan Motor Sanex QJ, mesinnya GL. Melihat hasilnya, akhirnya banyak yang memesan, tapi saya gak iso ngregani (tidak bisa memberikan harga),” ujar laki-laki yang juga dikenal piawai membuat mesin insinerator pembakar sampah ini.

Baginya otomotif sudah menjadi bagian hidupnya, tidak hanya mengotak atik onderdil mobil menjadi mebeler, saat ini ia juga mengotak atik motor untuk dijadikan ATV.

“Pokoknya mencari yang tidak ada biayanya, agar motor yang tidak bisa berfungsi, bisa berfungsi seperti sedia kala,” ujar Ketua Forum Otomotif Kota Batu tahun 2016 sambil tersenyum.

Tidak hanya sukses di dunia otomotif dan motor modifikasi, Adit juga sukses dalam mengelola BUMDES. Ia membangun BUMDES berbasis pengolahan sampah. Tidak hanya sukses mengolah sampah, ia bisa mendatangkan pendapatan untuk desa dan menyejahterakan warga lewat pengolahan sampah. “Dalam kondisi Pandemi Covid-19 seperti saat ini, saya sebagai ASN mengajak ASN yang lain untuk mengabdikan pada masyarakat, agar keberadaan kita bisa memberikan kontribusi untuk lingkungan kita,” ujarnya. (*)

Sumber: https://www.timesindonesia.co.id/read/news/301891/direktur-bumdes-di-kota-batu-ini-ternyata-penghobi-motor-modifikasi
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image


Shared: