Indonesia English Arabic

Novel Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang Diangkat ke Layar Lebar

Author : Administrator | Sabtu, 03 Maret 2018 15:02 WIB | Surya - Surya

UMM dalam Berita Koran Online

Luluk HF atau Hidayatul Fajriyah 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Penulis novel remaja, Luluk HF atau Hidayatul Fajriyah tengah deg-degan menunggu film EL beredar. Film ini diproduksi Multivision berdasarkan novel fiksinya yang berjudul Enlovqer of Devil. Agar enak, akhirnya buat film diberi judul EL.

"Setelah berunding, pakai judul EL. Memang akhirnya banyak yang nanya-nanya EL itu singkatannya apa?" cerita Luluk, mahasiswi Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (2/3/2018).

EL awalnya novel yang dimuat di wattpad. Selama tujuh bulan ia membuat cerita itu mengalir di aplikasi itu. Novelnya telah dibaca lebih 20 juta pembaca di wattpad. Karena itu, ketika ada penerbit buku ingin menerbitkannya sebagai buku, ia harus merampingkan ceritanya.

"Juga ada konflik lain agar beda dengan versi wattpadnya," ujar mahasiswa asal Lamongan yang sedang menyelesaikan skripsinya ini.

Ia sendiri tidak menyangka novelnya dijadikan film yang akan rilis tahun ini. Film percintaan remaja itu dengan tokoh Dafychi yang diperankan oleh Aurelie Moeremans.

Sedang sosok Mario diperankan aktor Achmad Megantara. Ia juga diajak melihat syuting filmnya di Bogor dan mengenal para pemerannya.

"Dafychi itu anak SMA berkepribadian ganda," kata dia. Ia bisa tibatiba takut suara keras. Situasi yang menakutkan bisa bikin stres.

Namun sehari-hari jika normal, Dafychi adalah cewek cuek pemberontak.

"Saat bikin cerita itu, saya ingin beda aja," ungkap Luluk.

Setelah ide dasar cerita diperoleh, ia mencari referensi dari film-film di google juga drama korea (drakor). Dikatakan menulis novel di Wattpad diseriusi lagi pada 2016.

"Awalnya sudah mulai 2013. Tapi waktu itu masih sepi peminatnya. Ketika kembali pada 2016, aplikasi ini sudah banyak peminatnya," katanya.

Terbukti dari EL, kemudian dia ditawari penerbit dan kemudian mendapat tawaran dibikinkan filmnya pada 2017.

Menurut gadis kelahiran 14 Juni 1995 ini, aplikasi ini sarana bagi penulis.

"Bagi penerbit juga dijadikan referensi karena pasarnya jelas," paparnya

Setelah ini, novelnya yang lain juga akan diterbitkan. Total sudah ada tiga novel yang beredar di toko buku. Dari pengalaman menghadapi penerbit, ia berbagi tips.

"Tanyakan juga bagaimana promosi penerbit untuk penulis atau bukunya," jelas mahasiswa manajemen ini.

Ini hal yang penting juga agar tidak sekedar dicetak namun ada feedback buat penulisnya. Ia berharap filmnya kelak disukai penonton.

"Ditonton 500.000 orang sudah bagus. Amin," doanya. Sebab persaingan film Indonesia terasakan terutama film buat remaja.

"Saya sejak kontrak hingga sekarang negeng atau spaneng. Sebab filmnya mengangkat cerita novel saya," ujarnya.

Ia biasanya menulis novel pada malam hari antara pukul 19.00 atau 20.00 WIB. Bermula tulisannya di blog saat duduk di SMA pada 2010.

Sumber: http://suryamalang.tribunnews.com/2018/03/02/novel-mahasiswi-universitas-muhammadiyah-malang-diangkat-ke-layar-lebar
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image