Dahsyatnya Menulis 100 Impian

Author : Administrator | Kamis, 26 Februari 2015 16:02 WIB | Surya - Surya

Eko Prasetyo
Peneliti di Bina Qolam Indonesia/mahasiswa S2 Ilmu Komunikasi Unitomo Surabaya

JIKA punya impian, tulis dan bersiaplah menantikan kejutan dan keajaiban! Itulah yang disampaikan penulis muda Yovie Kyu dalam Writer Coaching Clinic, Minggu, 21 Februari 2015, di aula Yayasan Bina Qolam Indonesia. Yovie Kyu membagikan banyak pengalamannya seputar dunia menulis. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tersebut menuturkan, dirinya memulai karir sebagai penulis pada 2011.

”Awalnya, saya hanya menuliskan kisah-kisah kecil di akun Facebook. Lama-kelamaan jadi banyak dan kemudian saya himpun menjadi sebuah naskah buku,” tutur pemuda berkacamata itu.

Namun, hasilnya tak semulus harapan. Naskah yang ia kirimkan beberapa kali ditolak penerbit meski sudah ia mencoba memoles ulang naskahnya. Dalam suasana hati yang sedikit gundah, ia berdoa dan terus berupaya. Motivasi dari Danang Prabowo, pemuda berprestasi asal Institut Pertanian Bogor, ikut menginspirasi Yovie Kyu. Yaitu, menuliskan 100 impian. Danang sendiri akhirnya mampu mewujudkan 100 impian yang pernah ditulisnya dan kini telah mewujudkan impian-impiannya yang lain.

Salah satu impian yang dituliskan Yovie Kyu ialah harapan agar bukunya bisa diterbitkan dan menjadi best seller, baik di Indonesia maupun di negeri jiran. Tak disangka, impian itu terwujud. Buku pertamanya berjudul Mau Temenan Ama Setan? tentang topik motivasi Islami yang diterbitkan Diva Press (2014). Di tahun yang sama, buku keduanya terbit dengan judul Super Slide Master dengan PowerPoint 2013 diterbitkan Elex Media Komputindo.

Yang istimewa, impian pemuda bernama asli Yovie Kurniawan tersebut agar bukunya bisa terbit di negeri jiran juga terwujud. ”Salah satu penerbit di Malaysia berminat menerbitkan buku Mau Temenan Ama Setan ini dalam bahasa Melayu,” terangnya. ”Sungguh, ini suatu keajaiban menuliskan impian kita. Silakan dibuktikan,” ujar pemuda asal Bandung itu.

Writer Coaching Clinic dihadiri para peserta dari berbagai latar belakang. Di antaranya, psikolog, mahasiswa, jurnalis, dan pegiat literasi. Menurut Manajer Bina Qolam Ma’mun Affany, kegiatan itu merupakan upaya mendorong masyarakat dan generasi muda mau berkarya. ”Agenda serupa akan dilakukan Bina Qolam secara rutin dengan mendatangkan penulis-penulis yang siap berbagi inspirasi,” jelasnya.

Sumber: http://surabaya.tribunnews.com/2015/02/26/dahsyatnya-menulis-100-impian
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image