BPH Minta Direktur dan Pudir I Mundur

Author : Administrator | Rabu, 11 Februari 2015 22:44 WIB | Surya - Surya

SURYA.CO.ID | MADIUN - Ratusan mahasiswa Akademi Kebidanan (Akbid) Muhammadiyah Madiun Jl Lumbung Hidup, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, bermalam di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Muhammadiyah Madiun, meneruskan aksi protes penurunan Direktur Akbid, Rabu (11/2/2015).

Sementara Direktur Akbid Rumpiati dan Pembantu Direktur (Pudir) I Baruatun, Rabu (11/2/2015), dipanggil Badan Pembina Harian (BPH) Akbid Muhammadiyah Madiun dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Madiun untuk memberikan klarifikasi serta didesak untuk segera mundur dan melepaskan jabatannya.

"Karena aksi berhari-hari mahasiswa itu jelas dikarenakan ketidakpuasan mahasiswa terhadap manajemen keuangan, termasuk kebijakan pungutan dan kegiatan lain yang berorientasi mendukung kegiatan kampus," terang Rektor STISIP Muhammadiyah Madiun, Mujahidin kepada Surya, Rabu (11/2/2015).

Selain itu, Mujahidin mengaku sangat menyesalkan masalah terjadi antara mahasiswa dan manajemen Kampus Akbid Muhammadiyah Madiun. Apalagi, aksi yang dilakukan mahasiswa hingga kini, tidak kunjung usai dan belum ada titik terangnya sama sekali.

"Paska aksi di hari ketiga, mahasiswa sepakat untuk bermalam di kampus lama (Aula STISIP Muhammadiyah Madiun). Ini kan masalah yang memalukan dan seharusnya bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik," imbuhnya.

Mujahidin mengaku, sebagai salah seorang penggagas dan pendiri Akbid Muhammadiyah Madiun, pihaknya memiliki kewenangan untuk mewadahi aspirasi mahasiswa.

"Kami sendiri sebagai salah seorang pendiri, sangat menyesalkan adanya aksi itu. Kami kaget, mengapa bisa terjadi seperti ini," tegasnya.

Sumber: http://surabaya.tribunnews.com/2015/02/11/bph-minta-direktur-dan-pudir-i-mundur
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image