Sejumlah SMP di Kota Batu akan Mendapat Pendampingan LSLC

Author : Administrator | Selasa, 19 November 2019 14:16 WIB | surya malang - surya malang

 

 

 

 

 

SURYAMALANG.COM, BATU – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) akan mengimplementasikan kurikulum 2013 melalui program pendampingan Lesson Study for Learning Community (LSLC) ke beberapa SMP di Kota Batu. Program ini juga dilakukan di Kota dan Kabuapten Malang.

Melalui rilis Humas UMM, dijelaskan program ini bersinergi dengan pembinaan profesi, penjaminan mutu internal dan penguatan inovasi pembelajaran di sekolah dalam menjawab tantangan pembelajaran abad 21.

Pendampingannya adalah Ninik Purwaning Setyarini, Kasubdit Kurikulum Direktorat PSMP Kemendikbud RI dan tim kerja yang berasal dari staf direktorat serta 24 dosen alumni STOLS Japan dari berbagai perguruan tinggi.


 

Melalui program ini, akan dilakukan lokakarya, open plan, open class dan refleksi pembelajaran mulai bulan November 2019. Penanggungjawa LSLC, Nurwidodo menjelaskan, bahwa semangat menggalakkan Lesson Study for Learning Community didorong oleh keinginan pemerintah untuk membangun budaya belajar secara mandiri baik pada guru maupun siswa.

“Sementara itu tumbuh dan berkembangnya budaya belajar mandiri merupakan karakter dan kompetensi yang diperlukan untuk mengarungi dan memenangkan hidup pada abad 21 yang semakin desruptif ini,” ungkapnya, Rabu (16/10/2019).

Sejumlah SMP di Kota Batu ditunjuk sebagai implementor. Tim konsultan LSLC di Zona Malang digawangi oleh tim LSLC FKIP UMM dan UM.  Tim LSLC FKIP UMM juga telah mendampingi implementasi LSLC di sekolah, bahkan mempromosikan karya tulis guru berbasis LSLC sampai ke dalam publikasi bereputasi.

“Konsistensi dalam pembinaan LSLC di sekolah se-Malang Raya selama lebih dari 7 tahun tersebut, menjadikan FKIP UMM mendapatkan kepercayaan sebagai konsultan sekaligus pendamping sekolah untuk implementasi LSLC ini,” terang dosen Pendidikan Biologi UMM itu.

Pada tanggal 13 hingga 15 November di Zona Malang akan melaksanakan kegiatan tersebut. Direncanakan, kegaitan itu akan dihadiri oleh 55 orang observer yang berasal dari Direktorat PSMP, LPMP Jatim, Dinas Pendidikan Kota, beberapa Kepala Sekolah dan Guru Mapel yang terundang.



 

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image