LSP Universitas Muhammadiyah Malang Targetkan Jadi TUK Mandiri Penyuluh Anti Korupsiti Korupsi

Author : Administrator | Jum'at, 22 November 2019 14:30 WIB | surya malang - surya malang

 

 

 

 

 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menargetkan menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) mandiri untuk sertifikasi penyuluh anti-korupsi pratama.

Skema ini masuk dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKN) yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan. Selanjutnya diajukan ke Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Untuk menjadi TUK mandiri, maka asesor dari UMM harus lulus sertifikasi skema uji kompetensi penyuluh anti-korupsi pratama yang diselenggarakan oleh LSP lembaga anti rasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Jika ada dosen yang lolos uji sertifikasi, maka bisa mendirikan TUK mandiri dan menyeleksi peserta di kalangan civitas UMM," jelas Dr Ihyaul Ulum SE MSi Ak CA, Direktur LSP UMM beberapa waktu lalu.

 

Selain itu, UMM juga bisa membina sendiri menjadi penyuluh anti-korupsi. Sementara itu, UMM baru ditunjuk jadi Tempat Uji Kompetensi Sewaktu (TUKS) pada 5-7 November 2019.

 

Peserta yang lolos e-learning dan screening sebanyak 19 orang dari berbagai elemen masyarakat ikut tes. Termasuk tiga dosen UMM yaitu dari Fakultas Hukum dan Prodi PPKn.

 

Pada Mei 2019 lalu, LSP UMM menjadi percontohan lembaga sertifikasi profesi penerima hibah retooling vokasi. Saat itu ratusan mahasiswa ikut uji kompetensi Program Retooling Pendidikan Tinggi Vokasi Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti RI.

 

Dijelaskan Ulum, lembaganya lahir dengan visi menjadi lembaga yang unggul, profesional, dan kompeten. Sehingga mahasiswa memiliki kompetensi yang berdaya saing serta aksesor yang berkompeten.

 

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image