Muhadjir Effendy, Rektor UMM yang Produktif Menulis

Author : Administrator | Rabu, 27 Juli 2016 13:41 WIB | Pikiran Rakyat - Pikiran Rakyat
Muhadjir Effendy/www.rektor.umm.ac.id

 

 


MUHADJIR Effendy ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menggantikan Anies Baswedan. Sebelum ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir menjabat sebagai rektor kelima Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Kariernya di UMM dimulai dari bawah, diawali sebagai karyawan honorer, dosen, kemudian mulai menjabat menjadi Pembantu Rektor III pada tahun 1984, menjadi Pembantu Rektor I pada tahun 1996, hingga akhirnya ia dipercaya untuk menjadi rektor empat tahun kemudian. Ia mengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMM. Selain itu, ia juga merupakan dosen tetap di Fakultas Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Luar Sekolah di Universitas Malang (UM), universitas tempat ia menimba ilmu.

Di sela-sela pengabdiannya di bidang pendidikan, pria kelahiran Madiun pada 29 Juli 1956 ini dikenal sebagai kolumnis yang menyoroti masalah agama, pendidikan, sosial politik dan juga kemiliteran. Pengalamannya sewaktu mahasiswa sebagai seorang wartawan memunculkan kemampuannya menulis esai. Dia juga merupakan pelopor berdirinya “Komunikasi”, koran kampus di UM dan koran kampus “Bestari” di UMM.

Muhadjir merupakan pengurus organisasi Muhammadiyah. Ia juga anggota Badan Narkotika Nasional, Pendekar Tapak Suci, Pengurus HMI, Dewan Penasehat Asosiasi Wartawan Indonesia wilayah Malang Raya, dan sempat berkiprah di bidang politik sebagai Ketua Dewan Pakar Golkar daerah Malang.

Doktor lulusan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini memulai jenjang pendidikannya di Fakultas Tarbiyah IAIN Malang (kini bernama UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) dan memperoleh gelar Sarjana Muda (BA) pada tahun 1978. Selanjutnya ia memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Sosial di IKIP Negeri Malang (sekarang UM) pada 1982. Kemudian gelar Magister Administrasi Publik (MAP) ia raih dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada 1996. Adapun jenjang S-3 di Unair, ia selesaikan pada 2008 dengan kepakaran di bidang sosiologi militer.

Muhadjir merupakan penulis yang produktif, baik berupa artikel di media massa, tulisan ilmiah di jurnal akademik, maupun buah pemikiran dalam bentuk buku. Beberapa buku yang pernah ia tulis antara lain Dunia Perguruan Tinggi dan Kemahasiswaan (bersama Prof. Malik Fadjar, M.Sc., UMM Press, 1989), Bunga Rampai Pendidikan (Komunikasi IKIP Malang, 1992), Masyarakat Equilibrium: Meniti Perubahan dalam Bingkai Keseimbangan (Bentang, 2002), Pedagogi Kemanusiaan: Sebuah Refleksi Multidimensional (UMM Press, 2004), Profesionalisme Militer: Profesionalisme TNI (UMM Press, 2008), dan Jati Diri dan Profesi TNI: Studi Fenomenologi (UMM Press, 2009).

Tidak sampai disitu, bakat seni yang diturunkan ayahnya juga menjadikan Muhadjir sosok yang memegang teguh filosofi pewayangan dan menyukai beberapa alat musik. (Adinda Alsya Denissa)***

 

 

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image


Shared: