Program Pegiat Budaya akan Disempurnakan

Author : Administrator | Selasa, 29 November 2016 14:51 WIB | Media Indonesia - Media Indonesia

Penulis: Irana Shalindra

MI/Irana Shalindra

MERESPONS animo para peserta program Pegiat Budaya 2016, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berkomitmen menindaklanjuti sekaligus menyempurnakan program tersebut.

Menurut Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi, dari pelaksanaan program Pegiat Budaya selama dua pekan terakhir di Selandia Baru, pihaknya telah mendapat berbagai masukan dari para peserta.

Antara lain, soal keinginan pegiat budaya untuk mendapat beasiswa bagi prog-ram master, riset lanjutan dengan skema kolaborasi dua negara, pun program residensial.

"Kami menyambut baik, dan tentu kami akan menindaklanjuti. Misalnya lewat program (beasiswa) untuk master atau Phd yang terkait seni budaya. Bisa juga kita menambah jumlah pegiat budaya yang dapat mengikuti program, atau malah program advanced dari apa yang kita lakukan sekarang," ujarnya menjawab Media Indonesia seusai forum dialog di Auckland University of Technology, Selandia Baru, Senin (28/11).

Tentu saja, imbuh Didik, hal itu juga dengan mempertimbangkan anggaran yang didapatkan kementerian.

Dalam APBN 2017, Kemendikbud mendapat plafon Rp32 triliun, atau turun dari alokasi tahun ini yang Rp43,6 triliun.

Dalam kesempatan serupa, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Kemendikbud Suharti mengemukakan pemerintah akan melakukan penyesuaian terhadap program Pegiat Budaya yang tahun ini merupakan kali pertamanya.

"Ini menjadi pembelajaran bagi kami. Mungkin (program mendatang) bukan dalam bentuk class room experience, tapi lebih ke residensi sehingga teman-teman bisa berkolaborasi langsung dengan pelaku seni budaya di luar negeri," paparnya.

Sebelumnya, dalam forum dialog yang melibatkan para pegiat budaya, tokoh akademisi, dan otoritas pendidikan di Selandia Baru tersebut, komponis Gema Swaratyagitha mengusulkan agar di masa mendatang, peserta mengeksplorasi lebih dalam sektor yang menjadi kompetensi yang bersangkutan.

Ia pun mengomentari keandalan Selandia Baru dalam melakukan dokumentasi dan pengarsipan untuk seni musik.

Berbagi pengalaman

Lebih lanjut pemerintah berharap seusai program yang akan rampung pada akhir pekan ini, para pegiat budaya dapat menjadi bagian dari pengembagan kekuatan karakter bagi pendidikan di Indonesia.

Didik mengimbau mereka agar bekerja sama dengan kolega yang berkutat di dunia pendidikan.

"Kami harap para pegiat budaya, bersama-sama dengan teman-teman yang mengurusi pendidikan, terjun ke sekolah-an dan juga menjadi tempat bagi anak-anak kita untuk belajar budaya," ucapnya.

Ia menegaskan hubungan yang diharapkan terjalin sejatinya bukan sekadar pemerintah ke pemerintah (G to G) atau business to business (B to B), melainkan juga people to people.

"Maka, teman-teman pegiat budaya, bagilah pengalaman dan cerita yang sudah diperoleh ketika pulang ke Indonesia nanti," pesan Didik.

Kepala Subbagian Kerja Sama, Bagian Umum, dan Kerja Sama Kemendikbud Yayuk Sri Budi Rahayu menambahkan, pemerintah Indonesia pun berkeinginan agar AUT, bekerja sama dengan universitas di Indonesia, dapat membangun Indonesia culture corner di sana.

Hal itu bisa menjadi tindak lanjut dari aktivitas Pegiat Budaya yang difasilitasi AUT, juga mengingat sudah adanya kerja sama antara universitas tersebut dengan Universitas Muhammadiyah Malang. (H-1)

Sumber: http://mediaindonesia.com/news/read/79858/program-pegiat-budaya-akan-disempurnakan/2016-11-29#
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image