Indonesia English Arabic

Luluk HF, Novelis Muda Universitas Muhammadiyah Malang

Author : Administrator | Senin, 19 Februari 2018 21:20 WIB | Malang Post - Malang Post

UMM dalam Berita Koran Online

PERTUMBUHAN novel di dunia maya berkembang pesat di Indonesia. Aplikasi novel luar negeri menggempur Indonesia dengan ribuan judul dan penulis asing. Namun, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Hidayatul Fajriyah muncul ke permukaan. Karya novelis muda ini, telah dibaca 24 juta kali secara online!
Situs literatur asing terus membanjiri Indonesia. Seperti Qidian International dari Tiongkok, lewat webnovel fantasinyam menyerbu pembaca nusantara. Ada juga Wattpad, dengan para penulis asing dan ribuan judul webnovel, berupaya mengalihkan perhatian penikmat novel Indonesia dari karya anak bangsa.
Situs literatur asing ini mengangkat seorang penulis muda, masih mahasiswi. Ia mencuri perhatian pembaca. Hidayatul Fajriyah dengan nama pena Luluk HF, mencuat di antara karya-karya asing di Wattpad. Berawal dari keisengannya menjajal aplikasi Wattpad, Luluk HF kini menjadi seorang penulis lokal merebut hati pembaca nasional.
Karyanya, Delov, Devilenlovqer, EL dan Mariposa, sudah bisa dibaca di Wattpad. Dia memiliki 165 ribu followers setia yang selalu menantikan tulisan-tulisannya di Wattpad. Malang Post pun mencoba membaca tulisannya.
Karya novelnya tidak berat dengan gaya sederhana. Genrenya juga ringan dan enak dibaca. Terutama, EL, yang baru saja diadaptasi menjadi film layar lebar oleh Multivision milik produser kawakan Raam Punjabi. Romansa beraroma keluarga, sahabat dan sentilan komedi, membuat pecinta novel jatuh cinta dengan goresan tulis Luluk.
“Bener, mulai Oktober 2017 lalu, saya ketemu dengan Multivision, tanda tangan kontrak untuk mengadaptasi novel saya menjadi film layar lebar,” ungkap Luluk kemarin siang.
Saat ditemui oleh Malang Post di kos-kosannya, kawasan Dinoyo, penulis 22 tahun ini menunjukkan novel cetak karyanya berjudul EL. Hak pembuatan filmnya dibeli oleh Multivision. Pencapaiannya sebagai penulis yang karyanya diadaptasi film, diawali dari keisengannya mencoba Medsos Wattpad pada tahun 2013.
Dia mengenal Wattpad, media sosial yang menjadi tempat pertemuan antara penulis dan pembaca. Wattpad sebagai aplikasi asing buatan WP Technology Inc Toronto, masih sangat sepi pada tahun 2013. Medsos ini pun belum viral pada tahun tersebut. Luluk pun masih getol menulis di blog miliknya kala itu.
Beberapa karyanya tahun 2013 seperti Delov di akun blog hyoluluk.wordpress.com, dilirik oleh penerbit Matahari dan dicetak menjadi novel tahun 2014. “Tahun 2013 Wattpad masih sepi banget. Lalu, saya coba tulisan di blog saya pindah ke Wattpad. Tulisan ini lalu saya tinggal dan gak terlalu aktif di Wattpad,” jelas mahasiswi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis UMM ini.
Setelah ini, Luluk masih menekuni blognya, serta menulis karya keduanya Devilenlovqer yang memakan waktu dua minggu. Luluk mulai melihat medsos Wattpad menjadi viral. Tahun 2016, dia melihat karyanya di Wattpad mendapat banyak respons pembaca. Dari sinilah, Luluk menemukan energi baru untuk berkarya dengan lebih serius.
“Akhirnya, pada 2017 saya menulis EL. Tulisannya muncul per chapter. Selama empat bulan, saya menulis sekitar 100 chapter di Wattpad. Tulisan saya EL ini finish sekitar bulan Oktober 2017 lalu. Tulisannya sudah kebaca 22 juta kali di Wattpad,” sambung mahasiswi yang kini masih sibuk mengerjakan skripsi itu.

Hanya bermodalkan ide cerita, jaringan internet dan kamar kos, tulisannya menjadi viral. Nama Luluk HF pun melambung di Wattpad. Sensasi online ini menyedot perhatian penerbit. Luluk dihubungi oleh empat penerbit yang ingin mencetak tulisannya menjadi novel. Penggemar novelis JK Rowling itu akhirnya membuat kesepakatan kontrak dengan Bintang Media dan menerima royalti dari setiap eksemplar buku yang terjual.
“Buku novel EL, hampir sama dengan yang di Wattpad. Bedanya, saya diminta memadatkan cerita, menambah beberapa konflik dan plot cerita, tapi alur besarnya tetap sama,” kata Luluk.
Tak hanya penerbit, karyanya dikejar oleh produser film. Multivision pun menelepon Luluk, untuk membicarakan kemungkinan mengadaptasi El menjadi film. Awalnya, Luluk seperti mimpi di siang bolong setelah menerima sambungan telepon yang mengubah hidupnya.
Saat dia berangkat ke Jakarta dan ditemui tim produksi Multivision, Luluk baru percaya bahwa hasil karyanya akan diproduksi menjadi film. Anak kelima dari lima bersaudara itu, ditemui oleh tiga orang.
“Saya ditemui oleh produser, sutradara dan penulis skenario. Rasanya seperti sidang skripsi walaupun belum pernah skripsi. Saya gemetaran, ahaha. Saya telepon orang tua, minta pendapat teman, dan akhirnya mantap hati untuk tanda tangan kontrak pembelian hak adaptasi filmnya,” jelas Luluk.
Setelah ini, hidupnya berubah. Putri dari pasangan Zainal Abidin dan Maria Ulfah itu pun terlibat dalam proses screen-writing atau penulisan skenario. Luluk juga bertemu dengan para pemeran utama dalam film ini. Yakni, Achmad Megantara, serta Aurelie Moeremans. Dia bolak-balik Jakarta-Malang tiga kali untuk terlibat dalam proses produksi film.
“Karena film ini adaptasi novel saya, tentu saya ikut ngobrol banyak dengan penulis skenario. Kita banyak ngobrol soal adegan apa yang bisa diubah, adegan apa yang gak bisa diubah. Seneng sih karena tim produksi filmnya baik, bahkan saya dijanjiin diajari bikin skenario film, haha,” seloroh Luluk.
EL The Movie, bakal dirilis tahun 2018 ini. Penggemar film Hunger Games itu mengharap bisa mengajak orang tuanya serta teman kos-kosannya untuk menonton premier El The Movie. Selain merampungkan EL The Movie, Luluk belum berhenti menulis. Dia masih berkarya di Wattpad. Bahkan, tulisan terbarunya, Mariposa sudah dibaca sebanyak 24 juta kali.
“Untuk Mariposa sudah mau finish, kurang tiga chapter lagi kayaknya, lalu tamat. Untuk Mariposa sendiri, ada 14 penerbit yang mau mengambil hak penerbitan. Saya akhirnya kerjasama dengan Coconut, satu grup sama Bintang Media, anak perusahaan Melvana Media,” rinci Luluk.
Kendati viral, tulisannya tidak diproduksi dengan asal. Dia mencari ide dengan membaca banyak buku, atau banyak menonton film. Dalam sehari, dia meluangkan waktu dua jam untuk menulis chapter lanjutan webnovelnya di Wattpad. Meski demikian, Luluk mengatakan tiap hari Sabtu dia wajib memposting chapter, karena sangat banyak traffic pembaca pada akhir pekan di Wattpad.
Walaupun sudah mulai mencicip kesuksesan, kerja kreatif Luluk bukannya tanpa duka. Saat idenya mampet dan jarang update chapter di Wattpad, Luluk didemo oleh para pembaca setianya.
“Ada yang membanjiri DM Instagram, ada pula yang marah di kolom komentar Wattpad. Bahkan ada yang sampai SMS dan ngata-ngatain saya, haha,” ungkap pemilik akun Instagram Luluk_HF ini.
Dia pun sempat takut membuka DM Instagram karena kebanjiran makian. Kendati demikian, Luluk tidak berhenti menulis. Menurutnya, caci maki serta kemarahan pembaca, adalah bentuk kepedulian. Karena, para pembaca ini juga yang setia menanti karya dan idenya. Dia pun berterima kasih atas semua dukungan, kritikan serta masukan yang membuatnya terus bersemangat berkarya.
Pasalnya, lewat buah ide kreatifnya, Luluk bisa menghidupi dirinya sendiri. “Saya sudah bayar kuliah sendiri karena sungkan sama orang tua, kok kuliah gak selesai-selesai, haha. Kos dan biaya hidup juga sudah bayar sendiri. Cuman namanya orang tua ke anak bungsu, tetap saja ngirimi uang jajan,” tutup Luluk.(fino yudistira/ary)

Sumber: https://malang-post.com/features/luluk-hf-novelis-muda-universitas-muhammadiyah-malang
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image