Atasi Dampak COVID-19, Peternakan UMM Ajak Kelompok Perempuan Tingkatkan Produktivitas Ayam

Author : Administrator | Kamis, 03 Desember 2020 12:41 WIB | Lensa Indonesia - Lensa Indonesia
 

LENSAINDONESIA.COM: Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggandeng Kelompok Perempuan dalam peningkatan produktivitas ayam kampung.

Upaya ini dilakukan sebab kaum perempuan dinilai sebagai kelompok yang paling terdampak COVID-19.

Ahli pakan ternak UMM, Prof Wahyu Widodo menjelaskan bahwa ayam kampung selama ini sangat familiar dengan masyarakat. Karena itu ayam kampung sangat potensial untuk mengangkat perekonomian masyarakat di masa pandemi COVID-19.

Dengan mengembangan perternakan ayam secara kawin silang diyakini dapat menghasilkan bibit berkualitas.

“Apalagi kalau dikaitkan silang dengan ayam Bangkok jantan dengan ayam petelur. Hasil persilangan ini dapat menghasilkan bibit ayam dengan kualitas pertumbuhan cepat mirip ayam kampung dengan harga lebih mahal dan tahan penyakit,” katanya, Senin (30/11/2020).

Di sisi lain, Prof Wahyu Widodo, banyak organisasi perempuan yang masih perlu diberdayakan. Termasuk anggota Aisyiyah Cabang Dau, Kabupaten Malang.

Makanya, UMM menggandeng kelompok perempuan yang merupakan kelompok yang paling terdampak COVID-19. Mereka diajak untuk berternak ayam kampung.

Peternak ayam kampung tersebut dibina dan dilatih beternak ayam kampung.

Ternak-ternak ayam kampung mereka diberi makanan yang dicampur kencur.

“Target utama adalah tersedianya ayam kampung super secara massal,” jelas dia.

Itu karena tingkat produktivitas ayam hasil silangan UMM sangat bagus. Harganya murah, kualitasnya bagus.

Untuk itu, dalam pengembangan program tersebut dibantu Dr. Trisakti Handayani yang berkompeten dalam pemberdayaan wanita serta Dr. Adi Sutanto tenaga ahli bidang agribisnis peternakan.

Kegiatan yang dilakukan selain penyuluhan dan pendampingan juga penyerahan ayam kampung super sebanyak 80 ekor kepada anggota Aisyiyah. Dengan rincian 40 ekor untuk ranting Sumbersekar dan 40 ekor untuk ranting Merjosari.

“Harapannya, dengan penyerahan ayam kampung super ini, bisa menjadi jembatan terbangunnya kesadaran pemberian jamu ayam kampung super yang lebih canggih yang dapat membangun perkembangan peternak ke arah yang lebih baik. Pada tataran selanjutnya akan terdapat konstruksi yang berubah terhadap peternak yang lebih mengedepankan kesejahteraan,” lanjut Wahyu Widodo.

Karena itu, kata Prof Wahyu Widodo, banyak pihak dilibatkan dalam program pemberdayaan perempuan di tengah pandemi COVID-19 ini.  Sehingga mereka berdaya dan memiliki keahlian dalam beternak ayam kampung.@aji

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

 

Bisnis

Atasi dampak COVID-19, Peternakan UMM ajak kelompok perempuan tingkatkan produktivitas ayam 

 

 

 

 

 

LENSAINDONESIA.COM: Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggandeng Kelompok Perempuan dalam peningkatan produktivitas ayam kampung.

 

Upaya ini dilakukan sebab kaum perempuan dinilai sebagai kelompok yang paling terdampak COVID-19.

Ahli pakan ternak UMM, Prof Wahyu Widodo menjelaskan bahwa ayam kampung selama ini sangat familiar dengan masyarakat. Karena itu ayam kampung sangat potensial untuk mengangkat perekonomian masyarakat di masa pandemi COVID-19.

Dengan mengembangan perternakan ayam secara kawin silang diyakini dapat menghasilkan bibit berkualitas.

“Apalagi kalau dikaitkan silang dengan ayam Bangkok jantan dengan ayam petelur. Hasil persilangan ini dapat menghasilkan bibit ayam dengan kualitas pertumbuhan cepat mirip ayam kampung dengan harga lebih mahal dan tahan penyakit,” katanya, Senin (30/11/2020).

Bisnis

Atasi dampak COVID-19, Peternakan UMM ajak kelompok perempuan tingkatkan produktivitas ayam 

LENSAINDONESIA.COM: Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggandeng Kelompok Perempuan dalam peningkatan produktivitas ayam kampung.

Upaya ini dilakukan sebab kaum perempuan dinilai sebagai kelompok yang paling terdampak COVID-19.

Ahli pakan ternak UMM, Prof Wahyu Widodo menjelaskan bahwa ayam kampung selama ini sangat familiar dengan masyarakat. Karena itu ayam kampung sangat potensial untuk mengangkat perekonomian masyarakat di masa pandemi COVID-19.

Dengan mengembangan perternakan ayam secara kawin silang diyakini dapat menghasilkan bibit berkualitas.

“Apalagi kalau dikaitkan silang dengan ayam Bangkok jantan dengan ayam petelur. Hasil persilangan ini dapat menghasilkan bibit ayam dengan kualitas pertumbuhan cepat mirip ayam kampung dengan harga lebih mahal dan tahan penyakit,” katanya, Senin (30/11/2020).

Sumber: https://www.lensaindonesia.com/2020/11/30/atasi-dampak-covid-19-peternakan-umm-ajak-kelompok-perempuan-tingkatkan-produktivitas-ayam.html
Shared:
Shared:

Berita Terpopuler

Muhammadiyah