PPDM UMM berdayakan warga budi daya lele dengan sistem biona

Author : Administrator | Jum'at, 07 Agustus 2020 10:11 WIB | Antara - Antara

 

Malang (ANTARA) - Tim dosen Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang melakukan pemberdayaan masyarakat di Desa Parangargo, Kabupaten Malang dengan budi daya ikan lele dengan sistem biona.

"Melalui Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) yang didanai Kementerian Riset dan Teknologi RI, kami berupaya memberdayakan masyarakat Parangargo melalui budi daya ikan lele dengan sistem biona," salah satu tim dosen yang juga pakar Biona UMM Riza Rahman Hakim di Malang, Jawa Timur, Selasa.

Sistem biona, yaitu sistem budi daya lele menggunakan kolam terpal dengan merekayasa lingkungan perairan di kolam budi daya agar kondisinya mirip dengan lingkungan perairan di habitat aslinya, sehingga ikan lele bisa hidup nyaman di kolam tersebut.

Menurut Riza, dibandingkan dengan budi daya tradisional atau konvensional, sistem Biona memiliki banyak kelebihan, yaitu bisa padat tebar tinggi, jika pada budi daya tradisional per satu meter kubik kolamnya rata-rata hanya diisi 200 ekor lele, dengan sistem biona kolam bisa di isi 500-1000 ekor lele.

Keunggulan lainnya, kata Riza, adalah air tidak perlu diganti sampai ikan lele dipanen.

Pemberdayaan masyarakat Parangargo diawali dengan penyajian materi lengkap dengan mengupas permasalahan, teori dan implementasi cara budi daya ikan dengan sistem biona. Pelatihan ini membekali masyarakat mengembangkan budi daya ikan dengan cara sederhana, yaitu tidak harus memiliki lahan luas.

Melalui sistem biona masyarakat bisa melakukannya di rumah dengan memanfaatkan lahan yang ada, meski lahan yang dimiliki sempit.

Sementara itu, Ketua DPPM UMM, Prof Dr Yus Mochamad Cholily mengatakan masih banyak aktivitas lanjutan yang nantinya dilakukan, di antaranya kolam lele juga akan dibuat berbantuan solar cell guna mengurangi beban listrik karena pemanfaatan sistem aerasi (penambahan oksigen) kolam.

Program jangka panjangnya, kata Prof Yus, juga perlu pengelolaan pascapanen serta pembuatan pakan pelet dalam mendukung program ini secara utuh.

Pelatihan budidaya ikan lele, pembuatan kolam dan tebar benih ikan lele adalah bagian kegiatan pengabdian yang dilakukan di Fish Edu Park UMM.

Tim UMM telah menyiapkan lima kolam masing-masing berdiameter dua meter yang ditebar 8000 bibit ikan lele dan 500 ikan nila merah. Pelaksanaan kegiatan tersebut bersinergi dengan program masyarakat Parangargo yang mendapat dukungan penuh dari desa.

Sebelumnya, budi daya ikan lele dengan sistem Biona tersebut, telah dikembangkan Riza Rahman Hakim di kediamannya. Bahkan, di atas kolam lele juga ditanami sayuran, seperti sawi, bayam dan kangkung.

Sumber: https://jatim.antaranews.com/berita/403738/ppdm-umm-berdayakan-warga-budi-daya-lele-dengan-sistem-biona
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image


Shared: